Breaking News:

Ibadah Haji 2020

Update Haji 2020 : 16 WNI Ekspatriat Lancar Jalani Proses Haji, Tetap Sehat Beribadah Saat Pandemi

Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali menyatakan, pelaksanaan prosesi haji 1441H berjalan lancar.

Sky News
Pelaksanaan Haji 2020, para jamaah wajib untuk menaati protokol kesehatan agar terhindar dari virus corona. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JEDDAH -- Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali menyatakan, pelaksanaan prosesi haji 1441H berjalan lancar.

Pada Sabtu (1/8/2020) kemarin jemaah memasuki tahap menginap atau Mabit di Mina.

Hari ini, jemaah haji melakukan lontar Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah.

"Hari ini, jemaah mabit di Mina. Mereka melontar jumrah Ula, Wusta, dan Kubra," kata Endang Jumali dalam keterangannya.

Endang menuturkan, ada pembaruan data untuk WNI Ekspatriat di Saudi yang terdaftar sebagai jemaah haji tahun ini.

Tercatat, ada 16 WNI, mereka adalah Muhammad Wahyu, Endan Suwandana, Ahmad Sujai, Huda Faristiya, 'Abdul Muhaemin, Siri Marosi, Muhammad Toifurrahman, Ata Farida, Eni Wahyuni, Irma Tazkiya, M Zulkarnain.

Kemudian, Ali Muhsin Kemal, Akram Hadrami, Agus Sugiarto, Titin Agustin, dan Juwaeriyah Awaludin. Mereka di Saudi tinggal dan bekerja di sejumlah kota, antara lain: Riyadh, Madinah, Yanbu', Makkah, Jeddah, dan Al Khobar.

"Alhamdulillah semua dalam keadaan sehat. Kita ikut memantaunya melalui komunikasi via Whatsapp group (WAG) dengan para jemaah WNI ekspatriat yang tinggal di Saudi," ungkapnya.

Baca: WHO Puji Arab Saudi dalam Pelaksanaan Haji 2020 di Tengah Pandemi Covid-19

Baca: Untuk Pertama Kalinya, Polisi Wanita Amankan Jalannya Ibadah Haji di Mekkah

Pelaksanaan Haji 2020, para jamaah wajib untuk menaati protokol kesehatan agar terhindar dari virus corona.
Pelaksanaan Haji 2020, para jamaah wajib untuk menaati protokol kesehatan agar terhindar dari virus corona. (Sky News)

Sebelumnya, ada 13 WNI yang terdaftar. Belasan WNI itu berasal dari Riyadh (1), Madinah (2), Yanbu' (1), Makkah (4), Jeddah (4), dan Al Khobar (1).

Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, lantaran merebaknya virus corona atau covid-19.

Dari segi jumlah, jemaah haji yang diperbolehkan 'terbatas". Media lokal menyebut ibadah haji hanya diikuti 10.000 orang, di mana 70 persen ekspatriat dan 30 persennya warga Arab Saudi.

Sementara itu dalam segi pelaksanaan ibadah, semua jemaah wajib memperhatikan protokol kesehatan seperti menjaga jarak antara jemaah dan memakai masker.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved