Ibadah Haji 2022

Berkaca Insiden Gagal Berangkat, Kemenag Bakal Rapikan Tata Kelola Haji Furoda

Kementerian Agama RI berharap bisa merapikan sistem kelola haji furoda setelah insiden banyaknya haji furoda gagal berangkat tahun ini.

Penulis: Aji Bramastra
Tim Media Center Haji Indonesia
Sebanyak 46 WNI gagal berhaji, dan harus dideportasi dari Indonesia. Mereka gagal masuk ke Saudi karena visa bermasalah, meski diyakini sudah membayar mahal lewat jalur haji mujamalah alias haji furoda. 

TRIUNNEWS.COM, MADINAH - Kementerian Agama RI berharap bisa merapikan sistem kelola haji furoda.

Hal itu disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Ibadah Haji, Hilman Latief, saat berbincang dengan HIMPUH atau Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia, di Madinah, Selasa (26/7/2022).

Menurut Hilman, adanya insiden banyaknya haji furoda gagal berangkat tahun ini, membuat Kemenag dalam posisi serba sulit.

Baca juga: Kisah Haji Furoda asal Kaltim: Visa Tak Kunjung Beres, Minta Tidak Ditertawakan Bila Batal Berangkat

“Kemarin kita tidak bisa bantu mereka, karen di sistem saja tidak ada nama mereka. Untuk membantu bagaimana akhirnya kan kita kerjasama dengan kedutaan dengan konjen agar tetap dilindungi sebagai warga Indonesia,” kata Hilman.

Menurut Hilman, tata kelola haji furoda selanjutnya bisa diatur dalam Keputusan Menteri Agama (KMA).
Dia berharap, adanya regulasi bisa memberikan perlindungan kepada setiap jemaah haji Indonesia tanpa terkecuali, termasuk mereka yang berangkat lewat jalur haji furoda.

Regulasi soal haji furoda nantinya bisa mengatur banyak hal.

Termasuk misalnya, tidak semua perusahaan bisa memberangkatkan jamaah furoda. Hal ini bisa memperkecil kemungkinan adanya jemaah haji yang tidak berangkat haji dengan prosedur yang salah dan asal-asalan.

Baca juga: Soal Kasus Haji Furoda, Menag Yaqut Ajak Pemerintah Arab Saudi Diplomasi Guna Pengawasan Visa Furoda

"Jangan sampai jamaah furoda kembali menjadi korban akibat praktik oknum yang tidak bertanggung jawab seperti yang terjadi pada musim haji tahun ini," kata Hilman.

Dalam diskusi dengan HIMPUH di Madinah, Hilman mengaku masih sekedar bertukar pikiran.

Sejumlah jemaah haji furoda yang berada di bawah Himpuh atau Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji, saat berdiskusi dengan Kementerian Agama RI di Madinah, Rabu (28/7/2022).
Sejumlah jemaah haji furoda yang berada di bawah Himpuh atau Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji, saat berdiskusi dengan Kementerian Agama RI di Madinah, Rabu (28/7/2022). (Tribunnews.com/Aji Bramasta)

Ia berharap, ke depan, Kemenag bisa mendapatkan semua informasi soal haji furoda semakin transparan.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved