Ibadah Haji 2026
KABAR HAJI, 21 Armada Bus Shalawat Beroperasi Lagi, Layani Jemaah Menuju Masjidil Haram
Layanan transportasi Bus Shalawat untuk melayani jemaah haji Indonesia di Makkah kembali beroperasi.
Ringkasan Berita:
- Layanan transportasi Bus Shalawat untuk melayani jemaah haji Indonesia di Makkah kembali beroperasi.
- Layanan tersebut disiapkan untuk membantu jemaah yang ingin melaksanakan ibadah umrah, salat di Masjidil Haram, maupun kegiatan ibadah lainnya.
- Saat ini layanan Bus Shalawat telah beroperasi pada 25 rute di Makkah.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI kembali mengoperasikan layanan transportasi Bus Shalawat untuk melayani jemaah haji Indonesia di Makkah.
Baca juga: Kemenhaj Larang Pemda Gelar Seremoni Penyambutan Jemaah Haji
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, mengatakan layanan tersebut disiapkan untuk membantu jemaah yang ingin melaksanakan ibadah umrah, salat di Masjidil Haram, maupun kegiatan ibadah lainnya.
"Kami juga menyampaikan bahwa layanan transportasi Bus Shalawat telah kembali beroperasi untuk melayani jemaah yang akan melaksanakan ibadah umrah ataupun ibadah lainnya maupun salat di Masjidil Haram," kata Ichsan dalam konferensi pers virtual, Rabu (3/6/2026).
Menurutnya, saat ini layanan Bus Shalawat telah beroperasi pada 25 rute di Makkah.
Ichsan mengatajan ada 421 armada yang melayani pergerakan jemaah dari hotel menuju kawasan Masjidil Haram dan sebaliknya.
"Saat ini sebanyak 25 rute telah beroperasi dengan dukungan 421 Bus Shalawat," ujarnya.
Meski layanan transportasi telah kembali berjalan normal, Ichsan mengingatkan jemaah agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan saat beraktivitas di luar hotel.
Jemaah juga diminta mengikuti arahan petugas dan tidak memaksakan diri apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.
Ia menuturkan cuaca di Makkah masih cukup panas sehingga jemaah perlu menjaga kebugaran dengan memperbanyak konsumsi air putih, makan secara teratur, dan beristirahat yang cukup.
Baca juga: Tersesat dan Kebingungan kembali ke Hotel? Jemaah Haji Wajib Catat 11 Pos Siaga di Masjidil Haram
Selain itu, jemaah dianjurkan menggunakan pelindung diri seperti payung ketika beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan panas.
Dirinya meminta ketua kloter, ketua rombongan, ketua regu, keluarga, serta sesama jemaah untuk memberikan perhatian lebih kepada kelompok rentan.
"Kami juga mengajak ketua kloter, ketua rombongan, ketua regu, serta keluarga dan juga sesama jemaah untuk terus memberikan perhatian dan pendampingan," kata Ichsan.
Ia berharap seluruh jemaah dapat menjaga kekompakan, saling membantu, dan saling mengingatkan hingga seluruh rangkaian ibadah haji selesai dan jemaah kembali ke Tanah Air dengan selamat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/bus-shalawat-jemaah-haji-kembali-beroperasi.jpg)