Breaking News:

Etika dan Budaya Berkomunikasi di Era Digital

Jumat, 24 September 2021 09:48 WIB
Foto #3
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adakan seminar online mengangkat tema "Etika dan Budaya Berkomunikasi di Era Digital", Kamis (23/9/2021) dikemas melalui platform zoom meeting. Seminar manghadirkan tiga pembicara diantaranya, Fadhlullah, S.E (Anggota Komisi I DPR RI), Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. (Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI) dan Effendi Gazali, M.Si, MPS ID, Ph.D (Peneliti Algoritma Komunikasi).  Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Literasi Digital yang melibatkan berbagai elemen masyarakat yang bertujuan salah satunya adalah untuk memberikan edukasi, informasi kepada masyarakat untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sara edukasi dan bisnis. Sesi paparan diawali oleh video dari Semuel yang mengatakan bahwa Kementerian Kominfo mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam transformasi digital Indonesia dengan mengembangkan kemampuan literasi digitalnya. Berlanjut paparan Fadhlullah, menyampaikan bahwa etika adalah mempelajari ilmu atau sifat seseorang, baik dan buruknya. Dalam beretika tentu ada sisi positif dan negatifnya. Di era digital ini menjadikan yang lambat menjadi cepat, seperti dapat melakukan video call dengan keluarga yang jauh dan menyampaikan kepada masyarakat bahwa Undang-Undang terkait Perlindungan Data Pribadi akan segera diselesaikan. Paparan Effendi, menjelaskan "Terkait waktu saat ini yang sangat diatur oleh algoritma media sosial. Cara seseorang berkomunikasi didorong oleh algoritma yang tidak selamanya dapat dikontrol. Algoritma itu seperti ketika membuka suatu web terdapat berita atau iklan yang datang sendiri karena mereka tahu apa yang sebelumnya dibuka dan akan diarahkan sesuai algoritmanya. Proses literasi digital sangat panjang yang hilang etikanya, tetapi yang bisa ditumbuhkan bersama adalah empati pada pendidikan, nilai agama yang harus ditinggalkan budaya berorientasi konflik". TRIBUNNEWS.COM/IST
Byline/Fotografer IST/HO
Byline Title IST/HO
Credit TRIBUNNEWS.COM
Source TRIBUNNEWS.COM
Copyright TRIBUNNEWS.COM
KOMENTAR
berita TERKAIT