Aktivis Kemanusiaan Diserang
Obama Tegur Netanyahu Melalui Telepon
Presiden AS Barack Obama berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Binyamin Netanyahu, Senin (31/5/2010) setelah kedunya membatalkan pertemuan kenegaraan yang dijadwalkan , Selasa (1/6/2010), di Gedung Putih.
TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON – Presiden AS Barack Obama berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Binyamin Netanyahu, Senin (31/5/2010) setelah kedunya membatalkan pertemuan kenegaraan yang dijadwalkan , Selasa (1/6/2010), di Gedung Putih.
Selama 15-menit berbicara, Obama menyampaikan pandangannya agar Netanyahu segera kembali ke Israel dari Kanada dan tidak mengunjungi Washington setelah serangan mematikan antara IDF (tentara Israel ) dan aktivis kemanusiaan untuk Gaza , Senin (31/5/2010).
Jerusalem Post mengabarkan, kedua pemimpin ini sepakat akan menjadwal ulang pertemuan mereka.
“Saya menyesalkan sekali banyak korban yang tewas dalam insiden hari ini,” kata Obama dalam komunikasi telepon kepada PM Israel .
Obama juga memberikan penghargaan yang tinggi pada korban yang terluka yang tengah dirawat di rumah sakit di Israel .
Presiden AS juga berpesan kepada PM Israel pentingnya semua fakta peristiwa tragis pagi ini sesegera mungkin diungkap oleh Nethanyahu. (*)