Aktivis Kemanusiaan Diserang
Israel Minta PBB Tangguhkan Penyelidikan Internasional
Israel meminta PBB menangguhkan rencana penyelidikan internasional atas aks
Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak mengatakan, penyelidikan harus ditangguhkan sebab upaya baru untuk menerobos blokade sedang digalang.
Barak berbicara setelah berunding dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon, yang tengah mengatur penyelidikan internasional yang diamanatkan oleh Dewan Keamanan PBB.
"Kami berpandangan bahwa untuk sementara, selagi konvoi baru dipersiapkan, mungkin lebih baik menangguhkannya (penyelidikan) selama beberapa saat dan kami melanjukan investigasi independen, yang kami yakini jelas-jelas independen, bisa dipercaya, kredibel dan harus dibiarkan berjalan,'' kata Barack.
Dia mengatakan, sebuah kapal bersiap meninggalkan Lebanon dan dia memperingatkan bahwa Israel akan meminta pertangungjawaban Lebanon atas tindak kekerasan yang terjadi sebagai akibatnya.
''Mengenai konvoi yang akan datang, kami mendengar di media bahwa suatu organisasi, mungkin didukung oleh organisasi teror, sekali lagi mencoba untuk mengirimkan kapal ke Gaza,'' kata Barak.
Israel menyatakan, saat ini pihaknya sedang mengendurkan blokade darat di Jalur Gaza yang sudah berlangsung selama 3 tahun. ''Kami rasa melakukan langkah itu agak tidak bertanggungjawab.''
Seperti diketahui, kapal Turki Mavi Marmara memimpin konvoi enam kapal bantuan yang mencoba mengangkut bantuan ke Jalur Gaza. Saat mendekati perairan Gaza, masih berada di perairan internasional, pasukan komando Israel menyerbu pada 31 Mei.
Israel bersikukuh menyatakan serdadunya diserang dan menembak para aktivis kemanusiaan untuk membela diri. Namun, kalangan aktivis menepis tudingan Israel.
Blokade Israel bertujuan menekan gerakan perlawanan Palestina berhaluan Islam, Hamas, yang menguasai Jalur Gaza. Namun, dampak langsung terhadap ekonomi Gaza mengundang kecaman keras dari banyak pihak.
Setelah menghadapi tekanan dari masyarakat internasional, Israel akhirnya menyatakan akan mengendurkan blokade darat terhadap Jalur Gaza. Israel akan mengizinkan barang-barang masuk, kecuali barang yang dilarang oleh Israel.
"Ketentuan ini akan memungkinkan bantuan kemanusiaan masuk, bahan pangan, dan bahan bangunan masuk," kata pihak berwenang Israel.(BBC)