Aktivis Kemanusiaan Diserang
Turki Ancam Putus Hubungan Diplomatik dengan Israel
Turki menuntut Israel meminta maaf atas tindakan tentaranya yang menyerang kapal kemanusiaan Mavi Marmara ke Gaza akhir Mei lalu.
Seruan itu disampaikan oleh Menteri Luar negeri Turki, Ahmet Davutoglu, Senin (5/7/2010) dalam koran Hürriyet.
"Turki akan memutuskan hubungan diplomatik jika Israel tidak meminta maaf," tegas Ahmet Davutoglu.
Sebelumnya, Turki juga menuntut diadakan penyelidikan internasional terhadap insiden berdarah ahir Mei lalu. Namun akhirnya melepas persyaratan ini, karena Israel sudah memulai penyelidikannya sendiri. Davutoglu mengatakan pihaknya bisa menerima hal ini.
"Kami menutup wilayah udara bagi semua penerbangan militer Israel. Sebelumnya, latihan militer bersama antara angkatan udara Turki dan Israel di Ankara sudah kami batalkan," pungkasnya. (*)