Gempa dan Tsunami Landa Jepang
Pemain dan Ofisial Vegatta Sendai Selamat
Para pemain dan ofisial Vegatta Sendai tak menyangka petaka gempa dan tsunami Jumat pekan lalu
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Para pemain dan ofisial Vegatta Sendai tak menyangka petaka gempa dan tsunami Jumat pekan lalu, merubah segalanya. Tak lama sebelum kejadian nahas itu, tepatnya pukul 10.30 waktu Jepang, pemain tampak serius menjalani latihan sebelum menghadapi Nagoya Grampus, sehari usai gempa, dalam lanjutan J.League.
Vegatta Sendai tercatat sebagai klub kecintaan warga Sendai, kota pesisir yang terkena bencana gempa, terutama tsunami terparah.
Dipastikan, seluruh pemain dan klub selamat. Mereka berpisah usai latihan itu. Sementara staf klub memilih santai di markas klub, mempelajari video pertandingan juara bertahan J.League.
Kejadian tak diduga berlangsung hebat. Pukul 2.46 kepanikan lahir dari markas klub. Tanah bergetar, mengguncang bangunan di atasnya.
Goncangan keras mengakibatkan kaca jendela pecah, lemari berjatuhan, dan langit-langit runtuh. Gempa hari ini tercatat paling hebat dalam sejarah gempa di Jepang.
"Guncangannya sangat hebat. Saya berpikir mungkin saja tanah yang kami pijak begitu lembut. Kemudian langit-langit runtuh, peralatan penerangan lampu dan jendela kaca pecah," ujar manajer Vegatta Sendai
Makoto Teguramori yang menjadi saksi hidup seperti dilansir asahi.com, Selasa (15/3/2011).
Ofisial klub mengonfirmasi seluruh pemainnya selamat dan tak satupun luka. Atas peristiwa ini, pelatih klub memerintahkan seluruh pemain
mengevakuasi diri ke tempat lebih aman di luar kota Perfectur Miyagi.
Sementara dua pemain asing asal Brazil diminta kembali ke rumahnya di Amerika Selatan.
"Kita beruntung, tak satupun terluka. Kita tegaskan bahwa seluruh pemain dan ofisial kini dalam keadaan selamat," imbuh Teguramori
yang saat itu sedang meninjau markas klub pada Sabtu pekan lalu. Ia tak percaya, markas klub yang tiap hari dipakai latihan hancur.