Minggu, 25 Januari 2026

Gempa dan Tsunami Landa Jepang

Orang-orang Menakjubkan dari Jepang

Seorang polisi yang menyelamatkan seorang nenek berusia 80 tahun dan cucunya 16 tahun di Prefektur Miyagi takjub pada mereka berdua.

Editor: Gusti Sawabi

Menurutnya, seperti dikutip Kyodo, keajaiban yang menakjubkan itu karena mereka berdua  berhasil bertahan selama sembilan hari di sebuah rumah yang hancur diluluhlantakkan gempa bumi yang melanda Jepang.

''Saya heran, ada orang yang  masih hidup dalam himpitan rerentuhan rumah dalam 9 hari,'' ungkap sersan yang bernama Yoichi Seino, anggota polisi di prefektur Ishinomaki.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya seorang remaja berusia 16 tahun, Katsuharu Moriya ditemukan masih hidup  di bawah reruntuhan rumahnya. Secara ajaib, ia berhasil selamat bersama neneknya yang berusia 80 tahun, setelah sembilan hari terhimpit reruntuhan bangunan yang roboh diterjang dahsyatnya tsunami.

Sersan  Polisi ini mengaku Ada satu kegembiraan dan bahagia saat dapat menyelamatkan nenek dan cucunya. ''Saya sangat gembira, ujarnya.

Dikisahkannya, pada waktu nenek dan remaja diselamatkan, empat petugas polisi Ishinomaki mencari korban yang hilang Minggu sore. "Ketika kami  mendengar suara lemah dari satu bangunan kami  pun berjalan ke arah suara terdengar," jelasnya.

Lama berselang dalam payahnya Medan akhirnya Petugas Polisi pun  menemukan remaja 16 tahun, yang disapanya Jin Abe. "Remaja itu kami temukan di lantai atas rumah, yang terhimpit di rerentuhan, menggigil dalam dingin," kisahnya.

Ketika polisi menawarkan bantuan, Jin meminta mereka juga untuk menyelamatkan neneknya. ''Selamatkan nenek saya,''kata Seino.

Para petugas bergeser dari reruntuhan dan menemukan sang nenek, Sumi Abe di tempat yang sempit, di dapur. Saat ditemukan nenek itu duduk tertutup kasur, dikelilingi oleh rerentuhan bangunan, termasuk kulkas dan lemari pakaian.

"Sumi, tampak kelelahan, menangis ketika polisi menemukannya. Kita tenangkan dia Jangan khawatir lagi,'' kata Seino.

Setelah penyelamatan itu,  sersan ini bertanya Kepada remaja "ajaib", Jin apa cita-citanya. "Dan anak itu riang menjawab, 'Seorang seniman',''kata Seino.

Kemudian Michio Kobayashi, seorang dokter di Palang Merah Jepang Rumah Sakit Ishinomaki  mereka dirawat, mengatakan kepada pers bahwa merek berdua berada dalam''kesehatan yang baik".

Jin dan neneknya selamat dari hantaman Gempa, tsunami dan cuaca musim dingin dengan menutup tubuh masing-masing dengan pakaian dan selimut. Bukan itu saja, untuk bertahan HIDUP mereka mengambil makanan dari sisa-sisa yang masih tersedia di lemari es seperti yoghurt dan kokas.

Dilaporkan bahwa sebelumnya, keluarga mereka dan pekerja penyelamat telah mencari  setelah sebelumnya menerima telepon dari remaja itu. Jin mengatakan bahwa ia dan neneknya terjebak di rumah.

Tapi regu penyelamat tidak dapat menemukan rumah Jin karena telah diratakan oleh tsunami.

Sementara itu, di Tokyo, juru bicara pemerintah Yukio Edano juga mengatakan kepada wartawan bahwa ia''mengangangkat topinya" untuk nenek dan remaja yang selamat dari kondisi parah.

''Saya percaya kejadian ini  ajaib. Adalah berita inspiratif  untuk semua korban gempa yang akan melalui situasi sulit sebagai pengungsi,'' ungkap Sekretaris Kabinet Edano.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved