Breaking News:

Desain Batik Diperlombakan di Amerika Serikat

Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal meluncurkan pelaksanaan Kompetisi Desain Batik Amerika

zoom-inlihat foto Desain Batik Diperlombakan di Amerika Serikat
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Inilah salah satu rancangan karya Iwan Tirta
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal meluncurkan pelaksanaan Kompetisi Desain Batik Amerika (American Batik Design Competition), Jumat (8/4/2011).

Tujuan diadakannya kompetisi ini adalah untuk menduniakan batik. Sebagaimana diketahui, UNESCO, sejak tahun 2009, secara resmi telah menobatkan batik sebagai salah satu "Warisan Budaya Dunia" (the Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity) dari Indonesia.

Dengan pengakuan yang resmi dari badan dunia tersebut, sekaranglah saatnya bagaimana kita menduniakan batik. Melalui acara ini KBRI Washington DC ingin meningkatkan apresiasi terhadap batik di Amerika Serikat dan mendorong akulturasi batik dalam kemajemukan budaya Amerika Serikat.

"Tantangan besar yang dihadapi adalah bagaimana membuat bangsa lain terpesona dengan keluhuran budaya batik Indonesia, untuk ikut mempelajarinya dan bahkan turut mengembangkannya," kata Dino Patti Djalal seperti yang dikutip dari web site KBRI Washington DC.

"Batik adalah budaya kreatif Indonesia untuk segala zaman yang perlu kita sebarkan dan share ke seluruh dunia, dengan harapan dapat menginspirasi dan mewarnai budaya bangsa lain," lanjut Dino.

Batik Indonesia sendiripun dalam beberapa hal juga dipengaruhi oleh budaya lain, seperti Tiongkok dan India. "Dengan menduniakan batik, kita berharap suatu hari akan ada batik Rusia, batik Afrika, batik Arab, batik Tiongkok, batik Latin, dan lainnya. Inilah bukti bahwa budaya luhur Indonesia dinikmati, diapresiasi dan dikembangkan oleh bangsa-bangsa dunia," paparnya.

Kompetisi American Batik Design dapat diikuti warga AS berusia 16 tahun ke atas. Kompetisi terbuka untuk kalangan pelajar, profesional, desainer, dan siapa saja yang mempunyai ketertarikan pada desain tekstil.

Kompetisi ini hanya mencakup desain motif batik, dan tidak termasuk proses pembuatan batik secara keseluruhan. Kompetisi ini berskala nasional (se-Amerika Serikat) dengan kategori desain batik yang mencerminkan ciri khas Amerika.

Dalam rangka mempromosikan batik, KBRI Washington DC, beserta KJRI di seluruh Amerika, Chicago, New York, Houston, Los Angeles, dan San Francisco akan menggelar kompetisi untuk mendorong para desainer di AS untuk merancang batik bergaya Amerika.

Peluncuran kegiatan ini dilakukan oleh masing-masing Perwakilan RI di AS. Peluncuran di Washington DC diadakan pada 8 April 2011; dan di New York direncanakan pada 20 April 2011, di San Francisco 29 April 2011dan Chicago 19 Mei 2011.

Tenggat waktu batas pengumpulan desain batik untuk ikut kompetisi adalah tanggal 1 Agustus 2011. Keseluruhan acara berlangsung hingga bulan November 2011. Pengumuman pemenang dilakukan di San Francisco, November 2011, menjelang KTT APEC di Honolulu.

Juri akan terdiri dari panel yang berasal dari ahli dan pecinta batik di Indonesia dan AS, desainer fesyen, dan wakil-wakil dari desainer tekstil.

Dari seluruh partisipan akan dipilih enam pemenang. Tiga pemenang terbaik mendapat hadiah Batik Tour ke Indonesia dan hadiah uang, tiga pemenang lainnya mendapatkan hadiah berupa uang saja. Selain itu, para pemenang akan berkesempatan melakukan pameran desain batik-nya di Indonesia dan AS.

Penulis: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved