Selasa, 9 Juni 2026

Kapal Costa Concordia Tenggelam

Gaun dan CD Wanita Ditemukan di Kabin Kapten Costa

Kapten Kapal Costa Concordia, Francesco Schettino, boleh saja membantah tidak memiliki affair dengan Domnica Cemortan, 24, seorang wanita

Tayang:
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM - Kapten Kapal Costa Concordia, Francesco Schettino, boleh saja membantah tidak memiliki affair dengan Domnica Cemortan, 24, seorang wanita cantik yang merupakan mantan pegawai perusahaan pengelola kapal Costa Concordia, Costa Cruises. Namun sebuah bukti kedekatan kedua orang tersebut ditemukan oleh tim penyelamat Costa Concordia baru-baru ini,

Bukti itu menurut berita lansiran Dailymail, berupa sekotak koper milik Domnica yang berisikan sepotong gaun, dan celana dalam. Koper itu, ditemukan di ruang pribadi sang kapten di atas kapal yaitu kabinnya.

Ketika dikonfirmasi mengenai kedekatannya dengan sang kapten, Domnica yang menjalani pemeriksaan selama kurang lebih enam jam di kantor Kejaksaan Italia, Jumat (3/2/2012), mengakuinya.

"Aku jatuh cinta dengan sang kapten. Ia sangat menarik dan mempesona. Aku mencintainya," aku Domnica, yang mengenakan jaket berwarna coklat dengan penutup kepala, seraya berjalan menuju mobilnya.

Menurutnya, saat kapal Costa Concordia, mulai karam, ia mengaku tengah berada di salah satu jembatan, atas permintaan Francesco.
"Saya di jembatan, sebagai tamunya," ucapnya.

Francesco yang sudah beristri tersebut, menjadi pihak yang paling disalahkan dalam insiden tenggelamnya Costa Concordia. Sang kapten dituding mengemudi terlalu dekat dengan darataan untuk memamerkan kapalnya kepada penduduk pulau.

Selain dituding bertanggung jawab atas karam kapal yang dikemudikannya, Francesco dituding ciut nyali, karena meninggalkan kapal dan meninggalkan ribuan orang penumpangnya terjebak di dalam kapal yang mulai karam.

Berdasarkan rekaman percakapan diantara dirinya dengan petugas pelabuhan Italia, Francesco sempat menolak 10 kali, untuk kembali ke atas kapal untuk memimpin upaya penyelamatan

Costa Concordia karam pada 13 Januari lalu, setelah menabrak karang di dekat Pulau Isola del Giglio. Sedikitnya 4.200 orang ada di atas kapal saat itu.

Hingga kini, korban tewas dalam insiden itu mencapai 17 orang, sementara 15 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved