100 Tahun Lalu Titanic Melakukan Pelayaran Perdana
Pada 14 April 1912, empat hari berlayar, kapal pesiar raksasa menabrak sebuah gunung es pada pukul 23:40.
TRIBUNNEWS.COM, BITUNG - Tepat 100 tahun lalu di tanggal yang sama, RMS Titanic meninggalkan Southampton, Inggris menuju New York, Amerika Serikat (AS), dalam pelayaran perdananya.
Setelah meninggalkan Southampton pada 10 April 1912, Titanic berhenti di Cherbourg, Prancis, dan Queenstown (sekarang Cobh), Irlandia, sebelum berlayar ke barat menuju New York.
Pada 14 April 1912, empat hari berlayar, tepatnya 375 mil di selatan Newfoundland, kapal pesiar raksasa menabrak sebuah gunung es pada pukul 23:40.
Tabrakan ini mengakibatkan pelat lambung Titanic melengkung ke dalam di sejumlah tempat di sisi kanan kapal, dan mengoyak lima dari 16 kompartemen kedap airnya.
Selama dua setengah jam selanjutnya, kapal perlahan terisi air dan tenggelam. Para penumpang dan sejumlah awak kapal diungsikan ke dalam sekoci, kebanyakan sudah diluncurkan dalam keadaan setengah penuh.
Tepat sebelum pukul 02:20 pada 15 April 1912, Titanic patah dan haluannya tenggelam bersama seribu penumpang di dalamnya. Orang-orang di air meninggal dalam hitungan menit akibat hipotermia karena bersentuhan dengan samudera yang sangat dingin.
Sebanyak 710 penumpang selamat diangkat dari sekoci oleh RMS Carpathia, beberapa jam kemudian. Tenggelamnya Titanic mengakibatkan kematian 1.514 penumpangnya.
Kapal ini dioperasikan oleh White Star Line. Titanic dibangun pada 1909 sampai 1911, oleh galangan kapal Harland and Wolff di Belfast, Irlandia. Kapal ini sanggup mengangkut 2.224 penumpang.
Para penumpangnya terdiri dari sejumlah orang terkaya di dunia, serta lebih dari seribu emigran dari Britania Raya, Irlandia, Skandinavia, dan negara-negara lain yang mencari kehidupan baru di Amerika Utara. (*)