Penembakan di Film Batman
Pelaku Penembakan di Film Batman Berhenti Sekolah
Tersangka pelaku penembakan dalam pemutaran film perdana Batman The Dark Knight Rises, James E Holmes (24), menghentikan program doktoralnya
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka pelaku penembakan dalam pemutaran film perdana Batman The Dark Knight Rises, di sebuah bioskop di Aurora, Colorado, Amerika Serikat (AS), James E Holmes (24), memutuskan untuk menghentikan program doktoralnya, karena menghadapi kesulitan akademis.
Hal itu diungkapkan oleh seorang dosennya di Universitas Colorado, dikutip dari Upi.com, Minggu (22/7/2012). Menurutnya, James yang mengambil ilmu neuroscientist itu, mendapatkan nilai buruk pada ujian musim seminya sehingga ia memutuskan untuk berhenti kuliah.
"Universitas Colorado Kampus Denver-Aschutz mengonfirmasi bahwa James tengah dalam proses mengundurkan diri dari program pascasarjana ilmu saraf," ujar pernyataan pihak universitas dalam rilisnya.
James merupakan lulusan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Westview di tahun 2006, dan meneruskan studinya ke Universitas California, Riverside, dimana ia mendapatkan gelar sarjana ilmu Saraf.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah penembakan terjadi dalam pemutaran film perdana Batman The Dark Knight Rises, di bioskop Century, Aurora, Colorado, di hari Jumat (20/7/2012), kemarin.
Sedikitnya 12 orang tewas, dan 58 orang terluka, ketika pelaku yang mengenakan pakaian serba hitam dan topeng gas, melepaskan tembakan di dalam gedung bioskop.
Polisi yang merapat ke lokasi penembakan setelah menerima panggilan darurat, berhasil menangkap pelaku di area parkir kendaraan bioskop.