Rabu, 10 Juni 2026

Sejarawan Prancis Bunuh Diri Tolak Pernikahan Gay

Seorang sejarawan sayap kanan berusia 78 tahun di Prancis, menembak dirinya di depan altar Katedral Notre Dame.

Tayang:

TRIBUNNEWS.COM, PARIS - Seorang sejarawan sayap kanan berusia 78 tahun di Prancis, menembak dirinya di depan altar Katedral Notre Dame.

Tindakan nekat ini dilakukan sebagai aksi protes atas rencana Pemerintah Prancis melegalkan pernikahan gay.

Dominique Venner, seorang sejarawan dan politik esais, meninggalkan pesan terakhirnya di atas altar, kemudian menembak dirinya sendiri di dalam katedral, yang saat itu dikunjungi ratusan wisatawan.

Dalam esai terakhirnya yang ia posting di laman pribadinya, sehari sebelumnya, Dominique mencerca langkah Pemerintah Prancis yang mengadopsi hukum pernikahan gay.

Pemimpin Front Nasional sayap kanan Marine Le Pen, memuji Dominique lewat akun Twitter-nya.

"Apa yang dilakukannya adalah mencoba membangunkan masyarakat Prancis," katanya.

Seorang sumber di kepolisian mengatakan, pesan yang dituliskan dalam surat wasiat Dominique, sama dengan esai yang diunggahnya di laman pribadinya.

Sumber itu mengatakan, Dominique menghabisi dirinya, saat katedral dikunjungi 15 ribu orang. Itu membuat mereka harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved