Mantan Menteri Thailand Bentuk Kelompok Anti-kudeta
SEORANG menteri Thailand yang tinggal di pengasingan membentuk kelompok untuk menentang pemerintah militer yang mengambil alih kekuasaan lewat kudeta
TRIBUNNEWS.COM, BANGKOK - SEORANG menteri Thailand yang tinggal di pengasingan membentuk kelompok untuk menentang pemerintah militer yang mengambil alih kekuasaan lewat kudeta bulan lalu.
Charupong Reuangsuwan adalah satu-satunya menteri yang berhasil melarikan diri dan tinggal di pengasingan.
Ia menyebut kudeta -yang dilakukan militer setelah protes antipemerintah selama berbulan-bulan- sebagai tindakan yang berlebihan dan "pencurian besar".
Organisasi Pembebasan Warga Thailand untuk HAM dan Demokrasi (Seri Thai) ditujukan untuk "memulihkan dan memperkuat demokrasi Thailand, kata Charupong.
Dalam satu pernyataan yang ditujukan untuk warga Thailand dan dikirim melalui emailsurat elektronik ke para wartawan, Reuangsuwan mengatakan,"Ini merupakan bukti tragis bahwa Thailand telah kembali, sekali lagi, ke siklus jahat pemerintahan diktator absolut."
Ia menuduh junta militer mencuri kedaulatan rakyat dengan mengambil alih kekuasaan dari pemerintahan sipil terpilih yang dipimpin oleh partai Charupong, Partai Puea.
Kepemimpinan militer berjanji untuk kembali ke demokrasi namun setelah melakukan perombakan reformasi sistem politik. Namun Charupong menuduh militer bermaksud menciptakan "struktur boneka baru" untuk "elemen antidemokrasi".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140523_211431_kudeta-militer-di-thailand.jpg)