Tahun Depan Vietnam Bakal Impor Batu Bara dari Indonesia
Vietnam tampaknya mulai mengimpor batu bara tahun depan
TRIBUNNEWS.COM.HANOI—Vietnam tampaknya mulai mengimpor batu bara tahun depan, dua tahun lebih cepat ketimbang perkiraan. Langkah dilakukan guna menghasilkan tenaga listrik yang sejalan dengan permintaan konsumen dan perusahaan, menurut ketua Asosiasi Energi Vietnam pada Kamis.
Produksi batu bara dalam negeri melambat. Beberapa pembangkit listrik bersumber batu bara akan dioperasikan dalam beberapa tahun mendatang,” kata ketua Asosiasi Energi Vietnam, Tran Viet Ngai, kepada The Wall Street Journal.
Prediksi Ngai keluar, sesudah perintah Wakil Perdana Menteri Hoang Trung Hai kepada Kementerian Industri, Selasa silam. Hai meminta kementerian menyempurnakan rencana impor batu bara, serta mempertimbangkan pemajuan tanggal serta penguatan volume impor, menurut situs pemerintah.
Hai tak merinci kepastian tanggal permulaan impor batu bara. Ia tak bisa dihubungi untuk dimintai komentar.
Hai meminta produsen batu bara milik negara memaksimalkan eksplorasi dan produksi guna memperkuat kuota. Ia mengingatkan, produksi jatuh di bawah target pemerintah.
Vietnam memesan impor batu bara dari Indonesia, Australia, India, dan Cina, menurut Ngai. Namun, katanya, yang paling menjanjikan adalah Indonesia dan Australia.
Ia menyatakan, impor tahunan kemungkinan naik menjadi 40 juta ton pada 2020 dan 100 juta pada 2030. Pada 2020, Vietnam berpotensi membakar 67 juta ton batu bara per tahun, dari 12 juta pada 2012.
Tenaga batu bara menyumbang 37% dari total kapasitas penghasil listrik Vietnam. Angkanya diprediksi naik 60% pada 2020, kata Ngai.(The Wall Street Journal)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140509_135322_tongkang-on-barito-river-south-kalimantan.jpg)