Adik Laki-laki Keempat Kaisar Terakhir Dinasti Qing Meninggal Dunia
Pu Ren, adik keempat kaisar terakhir Dinasti Qing itu terus mengajar di sekolah dasar sampai usia 70 tahun. Pada 10 April 2015, Pu Ren meninggal.
TRIBUNNEWS.COM, TIONGKOK - Pu Ren saudara laki-laki keempat Pu Yi, Kaisar Tiongkok abad 20 dan kaisar terakhir Dinasti Qing, meninggal dunia di usianya 97 tahun pada 10 April di Beijing.
Menurut Daily Sunshine seperti dikutip Shanghaiist.com, Minggu (12/4/2015), Pu Ren lahir pada 1918 di Puri Pangeran Chun di Shichahai, Beijing.
Selama hidupnya Pu Ren sebagai peneliti sejarah Tiongkok di Institut Penelitian Beijing. Di masa mudanya Pu Ren menimba ilmu seni klasik dan tradisional Tiongkok. Ia mendirikan Jingye Primary School, sekolah publik di Puri Pangeran Chun pada 1947 atas dukungan ayahnya.
Pada 1957, Pu Ren mendonasikan sekolah dan seluruh propertinya ke pemerintah Tiongkok, tapi ia terus melanjutkan mengajar di sejumlah sekolah dasar sampai pensiun di usia ke 70.

"Menjadi orang yang mandiri," merupakan prinsip hidup Pu Ren yang ia tularkan dan tuntut kepada murid-muridnya.
Ketika revolusi Komunis pecah, Pu Ren menjual Puri Pangeran Chun ke pemerintah, juga mendonasikan banyak bukunya untuk negara. Saat itu ia mulai menyusun Beasiswa Youzhi untuk membantu pendidikan anak-anak.
Lima anak Pu Ren tercatat sebagai anggota Partai Komunis. Salah satu putra Pu Ren mengatakan ayahnya mendukung anak-anaknya memutuskan jalan hidupnya, termasuk bergabung dengan partai. Pu Ren menganggapnya sebagai langkah positif. (Shanghaiist)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pu-ren_20150413_095955.jpg)