Breaking News:

Terkuak! 16 Lokasi Kuburan Massal di Irak Korban Pembantaian ISIS

Sebanyak 16 kuburan massal ditemukan di Sinjar, utara Irak, sejak kota tersebut direbut dari Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

KOMPAS/DIDIE SW
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, GENEVA - Sebanyak 16 kuburan massal ditemukan di Sinjar, utara Irak, sejak kota tersebut direbut dari Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Demikian kata pemantau hak asasi manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jumat (4/12/2015).

Kuburan massal tersebut menunjukkan lebih detail pelanggaran HAM berat yang dilakukan kelompok ekstremis tersebut.

Pemantau HAM PBB juga mengatakan, warga sipil diculik, dibakar, dan dipenggal di wilayah-wilayah yang dikuasai ISIS.

"Kami menerima laporan bahwa 16 kuburan massal yang berisi orang-orang yang dibunuh oleh ISIS itu ditemukan di Sinjar," kata Cecile Pouilly, juru bicara Majelis HAM PBB.

Namun, tidak jelas berapa jumlah mayat yang berada di dalam kuburan massal itu.

ISIS menguasai Sinjar pada Agustus 2014 dan melakukan kampanye brutal pembantaian, perbudakan, dan pemerkosaan, yang menyasar warga minoritas Yazidi.

PBB menggambarkan penyerangan terhadap warga Yazidi yang dianggap sesat oleh ISIS sebagai genosida.

Pasukan dari wilayah otonomi Kurdi di Irak yang didukung serangan udara koalisi pimpinan AS merebut kembali Sinjar dari ISIS dalam operasi besar pada 13 November lalu.

Sementara itu, Pouilly memperingatkan bahwa banyak komunitas Sunni Arab di wilayah yang dikuasai ISIS mengalami pelanggaran HAM.

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved