Pasukan Koalisi AS Bom Gudang Uang ISIS Berisi Puluhan Juta Dolar

Serangan udara koalisi AS dikabarkan telah menghancurkan sebuah gudang pendistribusian uang milik ISIS, di Mosul, Irak.

Penulis: Ruth Vania C
Editor: Adi Suhendi
(Yahoo News/AFP Photo/Safin Hamed)
Ilustrasi serangan udara pasukan koalisi AS. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ruth Vania

TRIBUNNEWS.COM, MOSUL - Serangan udara koalisi AS dikabarkan telah menghancurkan sebuah gudang pendistribusian uang milik ISIS, di Mosul, Irak.

Dua bom dijatuhkan tepat di lokasi tempat gudang uang itu berada, yang diestimasikan berisi uang tunai sejumlah puluhan juta dolar.

Namun, tidak diketahui apakah uang tunai yang ada dalam gudang tersebut dalam mata uang dolar AS atau dinar Suriah.

Pemboman dikatakan dilakukan pada Senin (11/1/2016) dan dikonfirmasi oleh seorang pejabat Pentagon yang tak ingin disebut namanya.

Dalam pernyataannya mewakili AS, Letnan Komandan Ben Tisdale mengatakan gudang itu memang digunakan kelompok ISIS sebagai tempat mendistribusi uang.

"Gudang pendistribusian uang itu digunakan oleh ISIS mendistribusi dana untuk membiayai beberapa aktivitas terornya," kata Tisdale.

Menurut NBC News, ISIS juga diketahui menggunakan dananya untuk membayar gaji bulanan militannya dan memberi tunjangan untuk keluarganya.

Berdasarkan informasi dari dua informan Suriah, militan asing biasanya digaji sekitar 13,8 juta per bulan.

Sebelumnya, Pentagon mengatakan pasukan koalisi sudah pernah menargetkan gudang-gudang uang ISIS pada 2015.

Tetapi, untuk penyerangan hari itu dikatakan kemungkinan telah menargetkan jumlah yang cukup besar.

Akhir-akhir ini, koalisi AS terus melakukan serangan yang difokuskan pada kemampuan kelompok ISIS untuk menghasilkan uang.

Hal itu dilakukan melalui cara menyerang truk-truk minyak ISIS, yang diketahui sebagai penghasil terbesar dana ISIS. (The Guardian/NBC News)

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved