Saksi Mata Ledakan di Turki: Ada Banyak Jasad Manusia Tergeletak

Menurut seorang saksi mata, usai insiden ledakan bom di Istanbul, Turki, terlihat banyak jasad manusia tergeletak.

Penulis: Ruth Vania C
Editor: Adi Suhendi
(TIME/Depo Photos/Zuma Press)
Penampakan ledakan di tempat wisata Sultanahmet Square, Turki, yang menewaskan 10 orang pada Selasa (12/1/2016), yang tertangkap kamera seorang wisatawan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ruth Vania

TRIBUNNEWS.COM, ISTANBUL - Menurut seorang saksi mata, usai insiden ledakan bom di Istanbul, Turki, terlihat banyak jasad manusia tergeletak.

Ledakan terjadi pada Selasa (12/1/2016), di sebuah kompleks bangunan bersejarah Sultanahmet Square, yang menjadi tempat wisata di daerah itu.

Seorang saksi mata mengatakan sempat mendengar suara keras, diikuti suara ledakan bom yang dikatakan menggetarkan kaca.

"Awalnya saya mendengar sebuah suara keras, yang menurut saya memicu bom itu," kata seorang pria Norwegia, Jostein Nielsen, yang mengalami cedera.

"Saya lalu merasa kaki saya berhenti bergerak. Ada banyak jasad manusia tergeletak," ucap dia, saat diwawancarai stasiun televisi Norwegia, TV2.

Sedangkan, seorang pemilik toko perhiasan yang tokonya di seberang lokasi kejadian mengatakan mendengar suara ledakan yang sama.

"Kami sedang duduk dalam toko ketika tiba-tiba terdengar bunyi ledakan besar, yang sampai menggetarkan kaca," kata si pemilik toko, Ramadan.

Insiden bom bunuh diri itu dikatakan menewaskan 10 orang dan mencederai 15 orang, dimana dua di antaranya dalam kondisi kritis.

Pelaku diketahui merupakan seorang militan ISIS bernama Nabil Fadli berkewarganegaraan Suriah. (Hurriyet Daily News/The Guardian)

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved