Daniar Mahasiswa Asal Indonesia Satu-satunya Anggota Kindai Girls Jepang yang Muslim

Daniar Wulansari (25), mahasiswa Universitas Kinki asal Temanggung menjadi salah satu anggota girl band Jepang, Kindai Girls.

Daniar Mahasiswa Asal Indonesia Satu-satunya Anggota Kindai Girls Jepang yang Muslim
Istimewa
Para anggota Kindai Girls Osaka Jepang. Daniar Wulansari (paling belakang, ketiga dari kiri) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Daniar Wulansari (25), mahasiswa Universitas Kinki asal Temanggung menjadi salah satu anggota girl band Jepang, Kindai Girls (seperti Morning Musume dan AKB48).

Selain satu-satunya warga Indonesia, Daniar juga satu-satunya muslim di kelompok ini.

"Saya berteman sama orang Jepang menyenangkan, saya juga sudah pergi ke berbagai tempat sama teman-teman Jepang, Komunikasi tidak masalah karena lambat laun makin bisa bahasa Jepang. Kalau ada yang tidak tahu, pasti teman Jepang juga mengajari bahasa dan budaya juga," kata Daniar Wulansari (25) asal Temanggung kepada Tribunnews.com, Jumat (11/3/2016).

Selain sekolah di Universitas Kinki, Daniar berhasil lolos masuk kelompok Kindai Girls yang diproduksi oleh produser yang juga pembuat Morning Musume. Satu-satunya orang asing, angkatan ketiga dan satu-satunya beragama Islam.

"Selain membawa nama mahasiswa asing, sebagai mahasiswa Indonesia, saya juga ingin menunjukkan bahwa anak Indonesia juga bisa diterima di negeri orang. Dan sebagai mahasiswa Kinki, saya juga ingin menyampaikan bahwa selalu ada tempat untuk anak Indonesia yang ingin melanjutkan ke Jepang," katanya meyakinkan.

Daniar senang bisa mengenal banyak budaya Jepang dan budaya lain dari teman-teman sesama mahasiswa asing.

Belajar menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan budaya baru dari berbagai lapisan usia, mendapat banyak pengalaman hidup.

"Iya saya muslim. Soal makanan saya kebanyakan masak sendiri. Kalau makan di luar saya pilih tentunya yang halal. Salat beberapa kali di kampus saya pakai karena ada ruangan kecil di powder room," katanya.

Ketika ditanya apakah setelah lulus kuliah akan menjadi selebriti, Daniar mengatakan tak masalah.

"Boleh aja selebriti," jawabnya sambil tertawa.

"Tapi saya juga ingin kerja di bagian research and development, membuat produk makanan. Entah makanan untuk orang sehat, misalnya snack, atau makanan yang untuk pasien rumah sakit. Misalnya makanan yang dapat dimasukkan ke perut lewat selang," katanya.

"Saya mau cepat-cepat selesai sekolah rasanya agar segera bisa bekerja sebagai tambahan pengalaman," ujarnya.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved