Breaking News:

Pria Ini 10 Tahun Menderita Gara-gara Salah Diagnosa HIV

Selama 10 tahun, seorang pria asal China seperti hidup di dalam neraka karena salah diagnosa yang dilakukan rumah sakit (RS).

People Daily
Keluarga, tetangga dan teman menjauhinya karena mengira bila Yang Shoufa menderita penyakit HIV. 

TRIBUNNEWS.COM - Selama 10 tahun, seorang pria asal China seperti hidup di dalam neraka karena salah diagnosa yang dilakukan rumah sakit (RS).

Keluarga, tetangga dan teman menjauhinya karena mengira bila Yang Shoufa menderita penyakit HIV.

Lelaki 40 tahun itu meyakini bila dirinya akan meninggal karena penyakit itu. Pada Juni tahun 2004, laporan medis dari sebuah RS mengkonfirmasi bila ia positif HIV.

Kabar itu membuatnya sangat kaget dan merasa seperti dimasukkan dalam penjara kematian.

Semenjak saat itu, kehidupan Yang berubah sangat drastis mulai dari pekerjaan, keluarga dan hubungan pertemanan.

Anak dan istrinya pergi meninggalkannya. Ia kehilangan pekerjaan karena harus rutin berobat untuk mengontrol penyakit.

Ia pun harus mengkonsumsi obat dosis berat untuk mempertahankan energi tubuhnya.

Tak hanya sampai di situ penderitaannya, warga desa justru mengolok-olok Yang dan anak-anak kecil berlari menjauh ketika ia mendekat.

Selama 10 tahun, Yang benar-benar hidup kesepian dan sendiri. Ia sempat terpikir untuk melakukan bunuh diri karena berbagai siksaan yang terjadi setiap hari.

Yang pun bertanya-tanya bagaimana ia tertular penyakit yang belum ada obatnya itu.

Ia menduga bila virus HIV masuk ke tubuhnya, saat ia mendonorkan darah pada tahun 1992.

"Saya tidak tahu kapan yang merupakan hari terakhir saya," ujarnya seperti dikutip dari People's Daily, Kamis (19/4/2016).

Namun pada tahun 2012, Yang jatuh sakit sehingga harus dirawat di RS. Alangkah kagetnya ia ketika laporan medis RS Henan, menyebutkan bila pria itu negatif HIV.

Menurutnya itu sangat mustahil. Pada November 2015, biro kesehatan Zhenping memverivikasi sampel darah yang diambil pada tahun 2003 dan 2012. Bila tidak cocok, maka hasilnya akan diberitahukan. (*)

Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved