Breaking News:

Origami Terbanyak Karya Warga Jepang Tercatat di Guiness Book of Records

Berkat dukungan teman-temannya, karya origami Suzumura memperoleh predikat Guiness Book of Records

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Pajangan Origami terbanyak di dunia masuk catatan dunia atau Guiness Book of Records beserta CEO Chikyu-ya Yoshihito Suzumura (kiri). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Yoshihito Suzumura (57) membuat boneka Jepang atau lipat kain origami (bukan kertas). Berkat dukungan teman-temannya, karya Suzumura memperoleh predikat Guiness Book of Records.

"Awalnya memang hanya tercatat 3.000 boneka saja yang dibuat dan dikumpulkan jadi satu," kata Suzumura khusus kepada Tribunnews.com.

Lalu dibuat 7.045 buah karena kebanggaannya kepada tim sepakbola Nadeshiko yang jadi juara dunia dan banyak disambut gembira rakyat Jepang sebagai pahlawan olahraga.

Angka 7.045 kalau dalam bahasa Jepang berarti Na (7) - Rei (0) diplesetkan jadi De - Shi (4) - Go (5) diplesetkan jadi Ko atau Nadeshiko.

Guiness Book of Record akhirnya diperoleh 27 Desember 2011 atau sembilan bulan setelah gempa bumi besar 11 Maret 2011.

Kumpulan pembuatan boneka sebanyak 7.045 buah untuk meningkatkan kembali semangat hidup masyarakat Jepang setelah terpukul bencana alam besar 11 Maret 2011 itulah terealisir dalam bentuk Guiness Book of Records.

Sejak saat itu pula Suzumura semakin tergerak untuk buat lebih besar lagi dalam bentuk lipatan origami, tetapi dari kain, bukan dari kertas.

Maka dibuatlah sebanyak 13.556 buah tercatat lagi di Guiness Book of Record tanggal 27 Desember 2014.

"Arti 13.556 kali ini mungkin bisa dikatakan Ii Za Ko Ro Ro," kata Suzumura, yang artinya Bagus Ya Hati ini.

Pajangan origami tersebut ada di tokonya Chikyu-ya yang berada di Uenohara Shintomura, Perfektur Gunma Utara Jepang.

Dibuat oleh sedikitnya 850 pekerja sukarela, dukungan dari berbagai pihak perusahaan dan media massa setempat, sehingga terangkai seperti sebuah pohon natal tinggi sekali, hampir 8 meter.

Berat pajangan dengan 13.556 origami tersebut adalah 280 kilogram. Bagian dalam rangkaian itu seolah diberikan pintu masuk bagi yang mau masuk ke dalamnya dan bisa berfoto di dalam rangkatan tersebut yang berwarna warni sangat indah.

Untuk saat ini tampaknya Suzumura sudah puas dengan catatan buku dunia tersebut karena kesibukan kerja dan bisnisnya di bidang pembuatan roti dan pembuatan seni kaca di Jepang serta toko oleh-olehnya dalam satu kompleks tanah yang dimilikinya sekitar satu hektar di Gunma tersebut.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved