Seorang Wanita Potong Penis Suami karena Ketahuan Selingkuh

Seorang istri di Pattaya, Thailand, nekat memotong penis suaminya yang ketahuan selingkung

Seorang Wanita Potong Penis Suami karena Ketahuan Selingkuh
VIA weirldnews
Korban dilarikan ke rumah sakit, sementara sang istri mengikuti di belakangnya. 

TRIBUNNEWS.COM, PATTAYA - Seorang istri di Pattaya, Thailand, nekat memotong penis suaminya yang ketahuan selingkung dengan teman dekat perempuan tersebut.

Peristiwa ini terjadi pada 7 Juni lalu, sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Kala itu, lelaki berusia 41 tahun dan istrinya yang berumur 39 tahun sedang berada di rumah toko tempat mereka membangun usaha penjualan ayam goreng.

Seperti diberitakan laman weirldnews, sang suami diketahui berasal dari Bangkok, sementara sang istri dari Kamphaengphet.

Sebelumnya, perempuan tersebut telah menemukan fakta bahwa pasangannya itu menjalin hubungan gelap dengan sahabatnya. Atas dasar itulah dia membalaskan dendamnya.

Dilaporkan ThaiVisa, awalnya istri tersebut memancing suaminya hingga nyaman dan terlena,

Akhirnya, ketika suaminya terangsang dan penisnya mulai ereksi, wanita itu mengambil cutter dan memotong organ vital tersebut.

Jerit kesakitan pun langsung terdengar bersamaan dengan semburan darah di celana pria itu. Bahkan, darah juga mengotori sprei dan matras yang mereka gunakan untuk berbaring.

Melihat kondisi itu, sang istri langsung menelepon untuk meminta bantuan petugas medis.

Saat petugas gawat darurat tiba di tempat kejadian, lelaki itu sudah berada di luar ruko sambil memegang kantong es yang ditempelkan ke bagian vitalnya.

Dia lalu dilarikan ke RS Banglamung, dan si istri tetap mengikuti di dekatnya.

Dokter yang menangani kejadian ini mengatakan, lelaki itu kehilangan banyak darah, namun masih bisa diselamatkan.

Namun demikian, dokter menolak untuk menjelaskan lebih detail mengenai kondisi pasien, khususnya terkait pertanyaan apakah organ vital tersebut dapat berfungsi lagi.

"Terlalu dini untuk menjelaskan hal itu," kilah dokter tersebut.(Glori K. Wadrianto)

Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved