Breaking News:

Tidak Ada Pesawat TNI yang Cegat Pesawat Malaysia di Natuna

Hussein menyebutkan pesawat RMAF itu terbang melintas Natuna

SETPRES/KRISHADIYANTO
Presiden Joko Widodo mengunjungi perairan Natuna menggunakan KRI Imam Bonjol-383, Kamis (23/6/2016). Di atas kapal yang menembak nelayan Tiongkok tersebut Presiden menggelar rapat terbatas terkait konflik kawasan Natuna. TRIBUNNEWS/SETPRES/KRISHADIYANTO 

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Kabar soal pencegatan pesawat Malaysia di atas Kepulauan Natuna oleh pesawat TNI AU ditampik oleh Malaysia.

Menurut Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein, tidak ada pesawat TNI yang mencegat pesawatnya pada Sabtu (25/6/2016).

Hussein mengatakan pada Senin (27/6/2016) memang ada dua pesawat F-16 milik TNI AU yang muncul, namun hanya melakukan identifikasi visual.

"Itu hanya identifikasi visual dari pesawat kami," katanya, dikutip New Straits Times.

Menurutnya, jika ada upaya pencegatan dilakukan, tentu pesawat militer Malaysia itu akan dipaksa turun.

Namun, hal itu tidak terjadi pada pesawat Hercules C-130 milik Tentera Udara Diraja Malaysia (RMAF) itu.

"Ini harus dicatat bahwa Mega 207 (kode panggilan pesawat C-130 milik RMAF) tidak dicegat oleh TNI AU," ujarnya.

Hussein menyebutkan pesawat RMAF itu terbang melintas Natuna dalam rangka menjalani misi latihan yang sudah dijadwalkan.

Jalur terbang yang digunakan menurutnya sudah sesuai dengan rute yang ditentukan, yang telah menjadi prosedur operasional standar RMAF.

Saat didekati dua pesawat TNI, pesawat Mega 2017 dikatakan sempat melakukan kontak dengan dua pesawat itu, namun tidak mendapatkan respon.

Halaman
12
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved