Dari Tabrak Tiang Sampai Dirampok, 'Musibah' Akibat Main Pokemon Go

Pokemon Go juga menjadi viral di AS, di mana banyak insiden buruk

Wall Street Journal/EUROPEAN PRESSPHOTO AGENCY/JULIAN SMITH
Pengguna Pokemon Go di Melbourne, Australia, Selasa (12/7/2016). (Wall Street Journal/EUROPEAN PRESSPHOTO AGENCY/JULIAN SMITH) 

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK - Di balik viralnya 'Pokemon Go', banyak musibah yang terjadi akibat permainan ponsel jebolan Nintendo itu.

Seperti di Indonesia, Pokemon Go juga menjadi viral di Amerika Serikat, di mana banyak insiden buruk dialami oleh sejumlah penggunanya.

Dari kecelakaan hingga tindak kriminal terjadi akibat permainan berteknologi realitas tertambah (augmented reality) itu.

Media sosial diramaikan oleh cerita pengalaman para pengguna Pokemon Go, yang bercerita soal berbagai insiden kecil yang dialami saat bermain.

Banyak di antaranya yang sampai terpeleset, terjatuh, bahkan menabrak tiang saat mengendarai mobil lantaran sibuk mencari Pokemon.

"Saat itu ada sebuah tiang dan saya menabraknya. Saya bahkan tak tahu bahwa ada tiang di sana," kata seorang pengguna, Frankie Salas.

Sejumlah pengguna ada juga yang sampai melanggar hukum hanya untuk menangkap Pokemon.

"Teman saya sampai melompati pagar rumah orang lain dan ketika diinterogasi polisi, ia bilang ia melakukannya hanya untuk mendapatkan Pikachu," cerita seorang warga di New York, Nick Luisi.

Seorang pengguna Pokemon Go di Wyoming, Shayla Wiggins, bahkan menceritakan pengalamannya tak sengaja menemukan jenazah di sungai.

Saat itu, ia sedang mencari tokoh Pokemon air dekat sebuah sungai dan tiba-tiba melihat jenazah seorang pria yang diduga tewas akibat tenggelam.

Ada pula pengguna di Missouri yang menjadi korban perampokan oleh empat orang pelaku akibat fitur geolokasi dari permainan itu.

"Perampok bisa mengetahui lokasi sasarannya melalui fitur geolokasi dari Pokemon Go itu, ditambah lagi korban pasti sibuk bermain," kata polisi setempat, Bill Stringer.

Banyaknya insiden yang disebabkan oleh permainan itu membuat Kepolisian New York memperingatkan warga kota itu agar berhati-hati saat bermain.

Peringatan juga datang dari Pokemon Company International, pihak pengembang permainan itu.

"Kami mengingatkan agar semua pengguna Pokemon Go lebih waspada akan lingkungan sekitar dan tidak sendiri saat mengunjungi tempat-tempat baru," demikian pernyataannya.

Dilengkapi fitur geolokasi yang tersambung dengan GPS serta sistem kamera, Pokemon Go membuat penggunanya berupaya menemukan karakter-karakter Pokemon secara virtual.

Untuk melakukan itu, pengguna harus bergerak dan mencari penampakan Pokemon di lingkungan sekitarnya melalui kamera ponsel mereka. (Reuters/New York Post)

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved