Pendiri Sekaligus Juru Bicara ISIS Tewas Akibat Serangan Udara di Aleppo

ISIS mengumumkan Abu Mohammed al-Adnani menjadi "martir sambil mengamati operasi untuk mengusir militer barat di Aleppo."

Pendiri Sekaligus Juru Bicara ISIS Tewas Akibat Serangan Udara di Aleppo
(ARA News)
Tim SAR membantu evakuasi korban akibat serangan udara yang menyasar sebuah sekolah dasar di Aleppo, Suriah, Senin (11/1/2016). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, BEIRUT -- Juru bicara, ahli strategi dan salah satu pendiri ISIS, yang meletakkan cetak biru kelompok ekstrimis melakukan serangan terhadap Barat, tewas dalam operasi di Suriah Utara.

Kata kantor berita yang dikelola ISIS, Aamaq mengumumkan Abu Mohammed al-Adnani menjadi "martir sambil mengamati operasi untuk mengusir militer barat di Aleppo."

Namun sayang tidak ada informasi rincian lebih lanjut kapan atau bagaimana jubir ISIS tewas.

Pengumuman itu dilanjutkan dengan seruan ISIS di Provinsi Aleppo bersumpah untuk membalas kematiannya.

Namun Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim pada Rabu (31/8/2016) bahwa serangan udara mereka telah berhasil menewaskan al-Adnani.

Dalam sebuah pernyataan, kata Kementerian Pertahanan Rusia, bahwa intelijen telah dikonfirmasi bahwa serangan udara Rusia di Aleppo telah membunuh 40 orang militan, termasuk juru bicara ISIS.

Kematiannya juru bicata ISIS ini adalah sebuah pukulan besar bagi kelompok ekstrimis, yang tengah mendapat tekanan di Suriah dan Irak.

Al-Adnani, yang nama aslinya adalah Taha Sobhi Falaha, terus-menerus menyerukan serangan terhadap Barat.

Dia adalah pria kelahiran Suriah yang dilahirkan di Provinsi Utara Idlib dan berusia 30-an.

Halaman
12
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved