Rusia Bantu Arab Saudi Bangun 16 Pembangkit Nuklir Paling Modern

Ushakov menambahkan, terdapat potensi besar kerja sama Rusia dan Arab Saudi dalam hal pengembangan energi nuklir.

Rusia Bantu Arab Saudi Bangun 16 Pembangkit Nuklir Paling Modern
wikipedia
Ilustrasi PLTN Kudankulam, India yang dibangun dengan bantuan Rosatom. 

TRIBUNNEWS.COM, RIYADH -- Perusahaan Energi Atom Rusia (Rosatom) menawarkan untuk membantu pembangunan 16 pembangkit listrik tenaga nuklir untuk Arab Saudi.

Menurut Yury Ushakov, penasihat Presiden Vladimir Putin, proyek itu akan bernilai 100 miliar dolar AS atau Rp 1.300 triliun dan akan rampung pada 2030.

"Perusahaan kami, yang memiliki teknologi paling maju, siap untuk bergabung dalam proyek pembangunan 16 pembangkit listrik tenaga nuklir di Arab Saudi," kata Ushakov, Selasa (6/9/2016).

Ushakov menambahkan, terdapat potensi besar kerja sama Rusia dan Arab Saudi dalam hal pengembangan energi nuklir.

"Kesepakatan antara kedua negara terkait kerja sama antara Rosatom dan Kota Sains dan Teknologi Raja Abdulaziz (KACST), yang diteken pada Juni 2015, sedang diimplementasikan," tambah Ushakov.

Tahun lalu, kedua negara menandatangani kesepakatan terkait pengembangan energi nuklir untuk tujuan damai.

"Kami sudah membentuk komite kerja bersama dan sudah menggelar pertemuan pertama," Ushakov menegaskan.

Rosatom yang dibentuk pada 2007 kini sedang membangun lebih dari sepertiga reaktor nuklir di seluruh dunia. Pada 2012, Rosatom menerima pesanan dari luar negeri dengan nilai mencapai 28,9 miliar dolar AS berupa pembangunan reaktor, produksi uranium, ekspor bahan bakar dan kegiatan lainya.

Beberapa negara yang bekerja sama dengan Rosatom antara lain Iran, India, Vietnam, Banglades, Jordania, Mesir, Finlandia, dan China.

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved