Breaking News:

Deklarasi Perdagangan Drone Guna Antipasi Teroris Dan Organisasi Kriminal

Negara anggota kelompok tersebut termasuk Jepang, Inggris dan Korea Selatan.

DATASCRIP
Ghostdrone 2.0 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kelompok 45 negara pimpinan Amerika Serikat mengeluarkan deklarasi untuk mencegah para teroris dan organisasi-organisasi kriminal memperoleh wahana tak berawak yang dipersenjatai (drone).

Deklarasi bersama itu dikeluarkan pada Rabu (5/10/2016).

Negara anggota kelompok tersebut termasuk Jepang, Inggris dan Korea Selatan.

Adapun deklarasi tersebut mencakup pelarangan ekspor serta penggunaan kendaraan udara tak berawak yang dipersenjatai atau yang memiliki kemampuan menyerang.

Deklarasi itu menyerukan agar seluruh negara mematuhi norma-norma yang ada terkait pelucutan dan pengendalian senjata internasional guna memastikan transparansi perdagangan wahana tak berawak yang biasa disebut drone itu.

Deklarasi tersebut juga menekankan pentingnya penetapan standar internasional bagi ekspor dan penggunaannya.

Saat ini AS berencana membentuk kelompok kerja untuk mendorong negosiasi guna merancang standar-standar yang spesifik.

Israel dan Cina tidak menandatangani deklarasi tersebut.

Dikatakan bahwa kedua negara itu tengah mendorong ekspor drone.

Rusia juga tidak termasuk dalam anggota kelompok tersebut. (NHK)

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved