Minggu, 19 April 2026

Kebakaran di sebuah rumah sakit di India tewaskan sedikitnya 19 orang

Sedikitnya 19 orang tewas setelah kebakaran, diduga karena korsleting listrik, terjadi di rumah sakit di bagian timur India, kata polisi setempat.

India hospital

Kebakaran yang terjadii pada Senin, (17/10) malam itu sudah bisa dikendalikan, kata para pejabat.

Sedikitnya 19 orang tewas akibat kebakaran di sebuah rumah sakit di bagian timur India, kata polisi setempat.

Mereka mengatakan api mulai menjalar di bangsal dialisis rumah sakit SUM, sebuah fasilitas swasta di kota Bhubaneswar, Negara Bagian Odisha.

Puluhan pasien dibawa ke fasilitas medis lainnya di kota itu.

Sekitar 120 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi kobaran api, yang kemudian bisa dikendalikan. Perdana Mentri Narendra Modi mengatakan ia merasa 'sedih' atas peristiwa kebakaran tersebut.

"Kami menduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik di bangsal dialisis," kata Binay Behera, seorang pejabat pemadam kebakaran setempat, sebagaimana dikutip dari situs website Times of India.

Sebagian besar korban dilaporkan meninggal karena menghirup asap.

"Kami bisa memastikan bahwa 19 orang meninggal dalam insiden itu," kata Bhubaneswar komisaris polisi Yogesh Khurania kepada kantor berita AFP. Sekitar 106 orang lainnya dilaporkan terluka.

Laporan sebelumnya menyebutkan korban tewas sebanyak 23 orang.

Komisaris Khurania mengatakan bahwa banyak korban luka berada dalam kondisi kritis dan jumlah orang tewas mungkin bisa meningkat.

India hospital

"Tragedi ini membuat pikiran mati rasa," kata Perdana Menteri Narendra Modi dalam Twitter-nya.

India hospital fire

Tayangan televisi setempat memperlihatkan petugas pemadam kebakaran menghancurkan kaca jendela untuk memasuki gedung.

Sejumlah pasien yang ketakutan dan para karyawan rumah sakit mencoba untuk melompat keluar dari jendela bangunan, namun dicegah oleh polisi, kata laporan.

"Saya merasa sangat sedih oleh hilangnya nyawa dalam kebakaran rumah sakit di Odisha. Tragedi ini membuat pikiran mati rasa. Pikiran saya bersama dengan keluarga yang ditinggalkan," kata Perdana Mentri Narendra Modi dalam twitter-nya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved