Breaking News:

Kartu Kredit China Palsu Banyak Dimanfaatkan Gesek Tunai di Jepang

Kartu CUP diterbitkan di China pada tahun 2003, dengan fungsi kartu debit dan kartu kredit.

Richard Susilo
Kartu China terkenal China Union Pay palsu banyak dimanfaatkan gesek tunai di Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kartu debit sekaligus bisa sebagai kartu kredit terkenal China yaitu China Union Pay (CUP) banyak dipalsukan lalu dipakai untuk gesek tunai, mengambil uang dari ATM yang ada di Jepang.

Beberapa ATM Jepang sempat jebol, ratusan ribu yen berhasil diambil di pemalsu sindikat kejahatan Taiwan.

"Ini adalah sindikat kejahatan dari Taiwan dan China. Mereka berhasil membobol ATM Jepang di beberapa tempat hingga beberapa ATM ada yang bisa ditarik uang tunai dengan kartu palsunya tersebut," ujar sumber Tribunnews.com Kamis ini (17/11/2016).

Empat orang Taiwan berhasil ditangkap polisi Oktober 2016, salah satunya adalah penganggur bernama Chen Masanori (22)

"Dia dan temannya berhasil ditangkap di sebuah ATM di daerah Shinagawa Tokyo menggunakan kartu CUP dan berhasil menarik 450.000 yen tunai dari ATM tersebut dan ATM lainnya," katanya.

Penangkapan para anggota sindikat kejahatan dari Taiwan tersebut dilalkukan sejak Mei lali.

Satu per satu bermunculan dan berhasil ditangkap saat melakukan aksinya di ATM Jepang.

Total kerugian dari para anggota sindikat Taiwan ini mencapai 15,7 juta yen, berhasil membobol uang tunai dari ATM Jepang.

Pemalsuan kartu dari skeitar 20 bank dengan jumlah kartu yang disita polisi sekitar 200 lembar beraneka ragam, telah dilakukan sebuah sindikat kejahatan finansial dari Taiwan tersebut.

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved