Warga Jepang Berdoa Peringati 10 Tahun Wali Kota Nagasaki Dibunuh Anggota Yakuza

Wali Kota Nagasaki, Itcho Ito, tanggal 17 April 2007 tepatnya 10 tahun lalu dibunuh di depan stasiun kereta api Nagasaki oleh mafia Jepang (yakuza).

Warga Jepang Berdoa Peringati 10 Tahun Wali Kota Nagasaki Dibunuh Anggota Yakuza
JNN
Warga berdoa di lokasi pembunuhan mantan Wali Kota Nagasaki Itcho Ito (insert) di depan Stasiun KA Nagasaki, Senin (17/4/2017) memperingati 10 tahun penembakan oleh yakuza. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Wali Kota Nagasaki, Itcho Ito, tanggal 17 April 2007 tepatnya 10 tahun lalu dibunuh di depan stasiun kereta api Nagasaki oleh mafia Jepang (yakuza).

Senin (17/4/2017) kemarin warga menaruh bunga dan sembahyang buat arwahnya di lokasi pembunuhan tersebut.

"Ito dengan tegas menentang keberadaan Yakuza sehingga dia dibunuh Yakuza," kata sumber Tribunnews.com, Selasa (18/4/2017).

Tidak sedikit pejabat atau kaum elit yang menentang wali kota dibunuh langsung oleh para anggota yakuza.

Sepuluh tahun lalu Ito dibunuh oleh Tetsuya Shiro anggota senior Yamaguchigumi, kelompok yakuza terbesar di Jepang.

Ito ditembak pukul 19.52 di masa kampanye pemilu dan keesokan hari jam 02.28 pagi, 18 April 2007 Ito meninggal dunia di rumah sakit Nagasaki dalam usia 61 tahun.

Penembakan tersebut ada kaitan kecelakaan mobil yang tidak berasuransi pada sebuah jalanan yang sedang diperbaiki.

Baca: Jumlah Lansia Penghuni Penjara di Jepang Meningkat, 70 Persennya Penjahat Kambuhan

Karena tidak dibayarkan dampak kecelakaan tersebut terjadilah keributan dengan yakuza yang berakhir dengan pembunuhan.

Pembunuh Shiro pada awalnya diputus pengadilan negeri Nagasaki dengan hukuman mati.

Sang yakuza menerima saja keputusan pengadilan mengenai hukuman mati tersebut tetapi pembelanya naik banding dan Mahkamah Agung memutuskan hukuman seumur hidup pada tanggal 8 Januari 2012.

Info lengkap yakuza dapat dibaca di www.yakuza.in.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved