Breaking News:

Anggota Yakuza Jepang Memutilasi Korbannya, Potongan Tubuhnya Dihancurkan dengan Cairan Kimia

Akhir April lalu polisi Perfektur Kanagawa menangkap dua orang anggota mafia Jepang (yakuza) yang telah memutilasi dan menghancurkan jasad korbannya.

Sankei/TBS
Matsuo (kiri) anggota yakuza Jepang dan lokasi rumah di mana potongan tubuh korbannya disembunyikan. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Akhir April lalu polisi Perfektur Kanagawa menangkap dua orang anggota mafia Jepang (yakuza) yang telah memutilasi dan menghancurkan jasad korbannya dengan cairan kimia di rumah mereka di Kota Hadano Jepang.

"Kejadiannya Mei 2015 di mana anggota yakuza Ryosuke Matsuo (41) dan Hiroshi Nagazato (52), penduduk Kota Ichihara Perfektur Chiba, membunuh lalu memotong-motong korban Kazumasa Iwamoto (47) di sebuah perusahaan konstruksi," ungkap sumber Tribunnews.com, Selasa (2/5/2017).

Tubuh korban dimutilasi kecil-kecil lalu dihancurkan menggunakan cairan kimia alkalin, seperti sodium hydroxide.

Buangan potongan tubuh terutama tulang akhirnya ditemukan polisi di tanki septik pembuangan air besar di lokasi kejadian.

Baca: Kapal Perang Terbesar Jepang Bertolak ke Samudera Pasifik Memperkuat Armada AS Carl Vinson

Dengan bukti tersebut, Matsuo dan Nagazato mengakui perbuatannya dan polisi menangkapnya baru-baru ini.

Penemuan bukti-bukti tersebut baru ketahuan setahun kemudian dan sejak Mei 2016 hingga tahun ini polisi terus melakukan penyelidikan dan interogasi kepada tersangka yang akhirnya mengakui perbuatannya.

Saat kejadian pembunuhan dua tahun lalu, Matsuo bekerja di perusahaan konstruksi bersama dengan korbannya Iwamoto.

Pertengkaran saat itu antara keduanya sangat keras sehingga berakibat Matsuo membunuh Iwamoto dan dibantu Nakazato.

Pembunuhan dan penghilangan jejak dilakukan yakuza beraneka ragam.

Ada pula kasus yang jasad korban dihancurkan total, lalu dilebur ke dalam aspal dengan panas sekitar 400 derajat celcius untuk menghilangkan jejak DNA manusia korban.

Lalu aspal dipakai untuk mengaspal jalan raya.

Info lengkap yakuza dapat dibaca di www.yakuza.in.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved