Di Pulau Jeju Megawati Ungkap Keinginan Presiden Moon Jae-in

Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri memulai lawatannya di Pulau Jeju Korea Selatan dengan mengunjungi taman Bonsai Spirited Garden.

Di Pulau Jeju Megawati Ungkap Keinginan Presiden Moon Jae-in
ISTIMEWA
Presiden Kelima yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam lawatannya ke Korea Selatan 

TRIBUNNEWS.COM,PULAU JEJU-Presiden Kelima Megawati Soekarnoputri memulai lawatannya di Pulau Jeju Korea Selatan dengan mengunjungi taman Bonsai Spirited Garden.

Kunjungan Megawati kali ini seakan mengingatkan, kegemaran putri Bung Karno ini bercocok tanam dan berkebun sejak lama.

Di taman bonsai yang sudah berdiri sejak puluhan tahun ini, Megawati kemudian menyempatkan diri berbagi cerita dengan wartawan Korea Selatan.

"Saya punya keterikatan dengan Korea, baik Korea Selatan maupun Utara" ujar Megawati yang dinobatkan sebagai warga kehormatan Jeju pada tahun 2013 lalu.

Megawati sehari sebelumnya bertemu dengan Presiden Moon Jae-in. Ia kemudian menyampaikan kepada beberapa wartawan Korea Selatan, Presiden Moon memintanya untuk menjembatani komunikasi dua Korea.

"Saya diminta Presiden Moon ke Korea Utara untuk membuka komunikasi dengan mereka" ungkap Megawati.

Salah seorang Wartawan Korean Cable TV (KCTV) yang mewawancarai Megawati kemudian menaruh harapan besar kepada Megawati.

"Saya percaya Ibu Megawati mampu menjalankan peran sebagai special envoy, komunikasi buruk selama sembilan tahun terakhir ini akan terjembatani lewat Ibu Mega" ujar Jyung-Hoon Lee yang bekerja sebagai wartawan bidang internasional selama 12 tahun terakhir.

Pernyataan Megawati ini dikuatkan anggota DPR Komisi III Herman Hery yang turut serta dalam pertemuan dengan Presiden Moon Jae-In, Senin (29/5) lalu.

"Presiden Moon percaya bahwa persoalan politik Selatan dan Utara hanya bisa selesai dari pendekatan kemanusian. Segala blokade dan boikot tidak akan menyelesaikan persoalan. Harus berbicara dari hati ke hati" pungkas politisi asal NTT ini.

Halaman
12
Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved