Breaking News:

Selama 15 Tahun Wanita Ini Dikucilkan dan Dijauhi Keluarga, Semua Bermula Saat Dokter Salah Diagnosa

Ia pun harus minum obat anti HIV serta kerap mendapat stigma negatif dari masyarakat setelah keluarnya hasil diagnosis tersebut.

Suthida//Photo from Songkran Facebook
Suthida Sangsumart 

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy

TRIBUNNEWS.COM - Seorang wanita asal Thailand, Suthida Sangsumart (23) harus menderita selama 15 tahun setelah dokter salah mendiagnosa penyakitnya.

Selama 15 tahun, Suthida  didiagnosa positif mengidap HIV oleh rumah sakit Suvarnabhumi di Provinsi Roi Et, Thailand, yang memeriksanya kala itu.

Ia pun harus minum obat anti HIV serta kerap mendapat stigma negatif dari masyarakat setelah keluarnya hasil diagnosis tersebut.

Padahal di dalam pemeriksaan yang pernah dilakukan itu telah terjadi kesalahan diagnosa sehingga membuat Suthida menderita lahir dan batin.

Wanita itu pun harus berpindah-pindah tempat tinggal ke provinsi lain ketika masyarakat di sekitarnya mulai tidak menyukainya.

Hal itu ternyata juga dikaitkan dengan ayahnya yang meninggal karena AIDS saat Suthida berusia delapan tahun yang kemudian ia pun dijauhi oleh masyarakat.

Perempuan ini yakin bahwa dirinya tidak mengidap HIV.

Ia pun kembali melakukan tes darah di rumah sakit lain ketika berumur 19 tahun.

Dibantu pengacaranya, Suthida mencoba kembali melakukan tes HIV di klinik.

Halaman
1234
Editor: Wahid Nurdin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved