Organisasi HAM Suriah: ISIS Pastikan Abu Bakr Al-Baghdadi Tewas
Kelompok ISIS diklaim telah memastikan bahwa pemimpinnya, Abu Bakr Al-Baghdadi, meninggal dunia.
TRIBUNNEWS.COM, MOSUL - Kelompok ISIS diklaim telah memastikan bahwa pemimpinnya, Abu Bakr Al-Baghdadi, meninggal dunia.
Dikatakan ISIS telah mengonfirmasi bahwa Abu Bakr Al-Baghdadi tewas dalam serangan udara di Nineveh, Irak.
ISIS juga disebutkan tengah mencari pengganti Abu Bakr Al-Baghdadi, yang sudah memimpin ISIS sejak kelompok itu mendeklarasikan kekhalifahan di Mosul, Irak, pada 2014 lalu.
Klaim tersebut disampaikan oleh organisasi HAM Syrian Observatory for Human Rights, Selasa (11/7/2017).
Menurut organisasi tersebut, kematian Abu Bakr Al-Baghdadi telah dikonfirmasi oleh komandan tinggi ISIS.
"Sejumlah komandan tinggi ISIS yang ada di Provinsi Deir Ezzor telah mengonfirmasi kematian Abu Bakr Al-Baghdadi," kata Direktur Syrian Observatory for Human Rights, Rami Abdel Rahman.
"Kami baru mendapatkan informasi soal itu hari ini (Selasa), tapi kami masih belum tahu kapan (Baghdadi) tewas atau bagaimana," ucapnya lagi.
Sedangkan, Pentagon masih meragukan klaim tersebut, lantaran pihaknya mengaku belum mendapatkan informasi terkait itu.
"Kami sebenarnya menerima laporan-laporan seperti ini sambil dipikirkan masak-masak," jelas Asisten Deputi Kepresidenan AS Sebastian Gorka.
"Kami masih harus memeriksa kebenarannya," sambungnya.
Respons yang serupa juga datang dari Rusia, yang masih menyelidiki apakah serangan udara yang dilakukan pesawat tempurnya benar-benar menewaskan Abu Bakr Al-Baghdadi.
Abu Bakr Al-Baghdadi diklaim tewas dalam serangan udara di Raqqa, Sabtu (10/6/2017), oleh sebuah stasiun televisi Pemerintah Suriah.
Pemimpin kelompok radikal tersebut tewas dalam sebuah serangan yang menewaskan tujuh orang warga sipil.
Adanya serangan udara tersebut dibenarkan oleh media berita ISIS, Amaq, dan organisasi HAM Syrian Observatory for Human Rights.
Tapi, tidak disebutkan apakah Abu Bakr Al-Baghdadi termasuk menjadi korban tewas akibat serangan tersebut.
Beberapa media asing juga menyebutkan bahwa sejumlah pengamat independen menanggapi skeptis klaim tersebut, yang disebut meragukan.
Jika klaim oleh Menteri Pertahanan Rusia ini terbukti benar, kematian Al-Baghdadi akan menjadi pencapaian besar kemiliteran Rusia, yang sejak 2015 mendukung rezim Suriah dalam konflik Suriah. (Independent/Daily Mail)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/isis-nih8_20160401_155033.jpg)