Dua Polisi Indonesia Ikut Pelatihan Forensik di Kepolisian Metropolitan Tokyo Jepang
Dua polisi Indonesia sejak 4 Juli lalu mendapat pelatihan di bagian forensik Kepolisian Metropolitan Tokyo.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Dua polisi Indonesia sejak 4 Juli lalu mendapat pelatihan di bagian forensik Kepolisian Metropolitan Tokyo.
Kedua polisi Indonesia ini dipimpin Kepala Pusat Inafis Bareskrim Polri Kombes Brigjen Pol Drs Hudi Suryanto diterima Yukiharu Watarai, Direktur Forensik Kepolisian Tokyo.
"Di Indonesia juga ada beberapa kejadian terorisme dan ini kesempatan emas untuk mempelajari dengan baik teknologi forensik dari Jepang yang canggih. Bagus untuk memecahkan kejahatan kekerasan seperti terorisme," kata Kombes Brigjen Pol Drs Hudi Suryanto kepada Tribunnews.com, Sabtu (22/7/2017).
Kerja sama pengiriman polisi Indonesia ke Jepang untuk tukar pengalaman sudah berlangsung sejak 14 tahun lalu.
Namun sejak tiga tahun lalu kepolisian Jepang menerima beberapa polisi Indonesia di Tokyo untuk melakukan training dan tahun ini dua orang belajar dan training langsung antara lain di bidang forensik.
Direktur polisi Jepang Watarai pun menyambut baik kehadiran polisi Indonesia.
"Melalui pertukaran ini akan sangat baik bagi hubungan masa depan sumber daya manusia, guna mengukur peningkatan teknologi forensik bagi kebutuhan bersama nantinya," kata Watarai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/petugas-kepolisian-indonesia-berlatih-bidang-forensik-di-jepang_20170722_135325.jpg)