Breaking News:

9 Imigran Tewas Dalam Sebuah Truk Akibat Kepanasan

Sebanyak sembilan orang, yang diduga sebagai imigran, ditemukan tewas di dalam sebuah truk yang berada di lapangan parkir

(SUZANNE CORDEIRO / AFP)
Di lapangan parkir Walmart di San Antonio inilah sebuah truk penuh imigran ditemukan pada Minggu (23/7/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, SAN ANTONIO - Sebanyak sembilan orang, yang diduga sebagai imigran, ditemukan tewas di dalam sebuah truk yang berada di lapangan parkir sebuah supermarket di Texas dalam cuaca panas, Minggu (23/7/2017).

Selain itu, 30 orang lainnya harus dirawat di rumah sakit, 17 orang di antara mereka dalam kondisi kritis, setelah truk itu ditemukan di San Antonio, dua jam berkendara dari perbatasan Meksiko.

Total sebanyak 39 orang ditemukan berdesakan di dalam truk yang pengap itu. Polisi menduga, sebagian orang lainnya berhasil keluar dari truk itu dan menumpang ke tujuan mereka.

Sejumlah laporan menyebut, saat truk itu ditemukan suhu udara berada di kisaran 37,8 derajat Celcius.

Kepala kepolisian San Antonio William McManus kepada CNN mengatakan, pihaknya menerima panggilan dari seorang staf Walmart yang mencurigai truk itu.

"Sebelum memanggil polisi, staf Walmart itu dihampiri seorang pria yang berasal dari truk tersebut untuk dimintai air minum," ujar McManus.

Karyawan itu kemudian memberi pria tersebut air minum dan langsung menghubungi kepolisian.

"Ini sebuah tragedi mengerikan, kami sedang menghadapi kejahatan human trafficking. Saat ini pengemudi truk sudah ditahan," tambah McManus.

Jaksa federal mengatakan, James Mathew Bradley (60), pengemudi truk asal Florida, sudah ditahan dan akan mendengarkan dakwaan pada Senin (24/7/2017).

Insiden serupa pernah terjadi pada 2003 ketika 19 orang imigran asal Meksiko tewas kepanasan di dalam truk saat diangkut dari wilayah selatan Texas di dekat perbatasan Meksiko menuju Houston.

Berita Ini Sudah Dipublikasikan di Kompas.com, dengan judul: Dijejalkan ke Dalam Sebuah Truk, 9 Imigran Tewas Kepanasan

Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved