Breaking News:

Liga Arab Akan Gelar Pertemuan Darurat Bahas Situasi Palestina-Israel

Ahmad Aboul Gheit menekankan, Jerusalem adalah sebuah "garis merah", dan orang-orang Arab dan muslim tidak dapat menerima

Bentrokan antara polisi Israel dan warga Palestina pecah di sekitar kawasan Kota Tua, Jerusalem, Jumat (21/7/2017). Seorang warga Palestina tewas ditembak polisi Israel.(AFP) 

TRIBUNNEWS.COM, AMMAN - Liga Arab mengumumkan akan mengadakan pertemuan darurat tingkat menteri pada Rabu (26/7/2017) untuk membahas situasi Palestina-Israel belakangan ini.

Berdasarkan pernyataan Minggu (23/7/2017), atas permintaan Yordania dan dukungan dari sejumlah negara lain, Liga Arab memutuskan untuk mengadakan pertemuan tingkat menteri Dewan Liga Arab pada Rabu mendatang.

Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmad Aboul Gheit kemarin dalam pernyataannya mengatakan, tindakan yang diambil oleh pemerintah Israel tidak berhubungan dengan keamanan.

Ahmad Aboul Gheit menekankan, Jerusalem adalah sebuah "garis merah", dan orang-orang Arab dan muslim tidak dapat menerima perbuatan petugas keamanan Israel.

Diberitakan seorang warga Palestina tewas dalam bentrokan dengan aparat keamanan Israel di dekat Kota Tua, Jerusalem, Jumat (21/7/2017) siang waktu setempat.

Kantor berita Perancis, AFP, Jumat malam WIB melaporkan, informasi itu disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Palestina.

Namun, kementerian tidak memberikan keterangan yang rinci mengenai kejadian yang berlangsung di kawasan Ras al-Amud, dekat Kota Tua, Jerusalem.

Sementara Al Jazeera menambahkan, 140 warga Palestina lainnya terluka dalam bentrokan tersebut.(XINHUA/CRI/AFP)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved