Ditangkap Polisi, Wali Kota Yamanashi Jepang Akhirnya Mengundurkan Diri

Wali Kota Yamanashi, Seiki Mochizuki (70) mengundurkan diri dan menyerahkan surat pengunduran diri kepada Ketua Dewan Kota Yamanashi, Sabtu.

Ditangkap Polisi, Wali Kota Yamanashi Jepang Akhirnya Mengundurkan Diri
Koresponden Tribunnews/Richard Susilo
Wali Kota Yamanashi, Seiki Mochizuki (70) 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Wali Kota Yamanashi, Seiki Mochizuki (70) mengundurkan diri dan menyerahkan surat pengunduran diri kepada Ketua Dewan Kota Yamanashi, Sabtu (12/8/2017).

"Tanggal 7 Agustus pagi sebenarnya wali kota telah ditangkap karena terbukti menerima uang sampai jutaan yen dengan memalsukan dokumen rekrutmen yang dilakukan untuk Kota Yamanashi," ungkap sumber Tribunnews.com, Sabtu (12/8/2017).

Awalnya berasal dari penangkapan mantan istri Mochizuki (61) di bulan Juni lalu karena kasus penipuan.

Setelah diselidiki bank simpanannya terdapat uang sedikitnya 370 juta yen hasil penipuan sekaligus juga beberapa berkas yang didapatkan polisi menunjukkan bukti-bukti pemalsuan dokumen rekrutmen untuk Kota Yamanashi.

Baca: Serda Wira Sinaga Berulah Lagi, Sakit Kejiwaannya Diduga Kambuh

Hasil interogasi terhadap Mochizuki juga berakhir dengan pengakuan yang dilakukan sang wali kota tersebut sehingga hari ini surat pengunduran diri disampaikan kepada Ketua Dewan Kota Yamanashi.

Tahun ini hasil perekrutan staf Kota Yamanashi dari 57 orang peserta tes, dan 17 peserta diterima masuk menjadi staf baru kota tersebut.

Mochizuki memalsukan dokumen perekrutan agar mendapatkan uang dari orang yang mau masuk menjadi pegawai Kota Yamanashi.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved