Breaking News:

Polemik Yerusalem

Duh, Negara ini 'Ikut-ikutan' Bakal Pindahkan Kedutaannya di Israel ke Yerusalem

Belum selesai rencana Amerika, negara ini 'ikut-ikutan' akan pindahkan kedutaannya di Israel ke Yerusalem.

Tour Your Way
Masjidil Aqsa di Kota Yerusalem 

Sekadar informasi, Amman menerima bantuan militer berjumlah AS US$ 1,2 juta atau setara dengan Rp16,3 miliar per tahun dari Washington.

Sementara itu, bekas Perdana Menteri Yordania, Taher al-Masri percaya peranan Amman sebagai sekutu AS di wilayah konflik menjadi alasan kuat untuk AS tidak melaksanakan ancaman tersebut.

Baghdad turut kecam

Perdana Menteri Iraq Haider al-Abadi menegaskan kerajaan Iraq menolak sekeras-kerasnya klaim rencana Trump memindahkan Kedutaan AS dari Tel Aviv ke kota suci itu.

Rencana itu menyusul pengumuman Trump pada 6 Desember lalu.

Haider berkata, sekiranya dilaksanakan, dia bakal memberi kesan buruk kepada kestabilan.

Selain itu, rencana Trump tersebut malah akan membangkitkan kemarahan seluruh umat Islam.

Justru Haider mengajak semua negara Islam memainkan peranan masing-masing dalam memastikan hasrat Trump ini tidak akan dapat direalisasikan.

Tindakan kontroversi Trump itu hakikatnya bukan isu baru.

Sebab, dalam kampanye pemilihan presiden sebelum ini, Trump berjanji akan memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem jika terpilih sebagai presiden.

Sinar Harian

Penulis: Rendy Sadikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved