Pesawatnya Jatuh, Maskapai Iran Aseman Airlines Salahkan Cuaca Buruk

Pesawat ATR-72 dengan nomor penerbangan EP3704 milik Aseman Airlines jatuh di Gunung Dena

BBC/MEHRAD WATSON
Pesawat ATR 72-500 Aseman Airlines 

TRIBUNNEWS.COM, TEHRAN - Pihak maskapai Iran Aseman Airlines menyalahkan cuaca buruk atas insiden yang menimpa pesawatnya hingga menewaskan 65 orang.

Pesawat ATR-72 dengan nomor penerbangan EP3704 milik Aseman Airlines jatuh di Gunung Dena, selatan Iran, Minggu (18/2/2018).

Insiden terjadi saat pesawat tengah dalam perjalanan dari Tehran menuju Yasuj, tepatnya ketika sedang mengudara di atas kawasan pegunungan dekat Kota Semirom.

Juru bicara Aseman Airlines telah mengatakan bahwa kejadian itu menewaskan seluruh orang dalam pesawat tersebut, yakni 59 penumpang dan enam awak kabin.

Pihak maskapai membantah kemungkinan kesalahan teknis atau mesin dan semata menyalahkan cuaca buruk sebagai penyebab kecelakaan.

Namun, media setempat kerap menyorot riwayat pesawat tersebut yang dikatakan pernah mengalami masalah teknis.

Bahkan pesawat turbo-prop bermesin ganda itu disebut sempat tidak dioperasikan selama tujuh tahun karena dianggap tidak layak terbang.

Seorang kepala pengamat di sebuah pusat penelitian pesawat Strategic Aero Research Centre, Saj Ahmad, mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk mengeliminasi faktor-faktor yang memungkinkan menjadi penyebab kecelakaan.

"Bisa saja cuaca buruk ikut jadi titik permasalahan, tapi masih terlalu dini untuk berspekulasi demikian.

Sedangkan, pihak Aseman Airlines sebelumnya sempat menyebutkan pada 26 Oktober lalu melalui akun-akun media sosialnya bahwa pesawatnya yang jatuh itu belum lama ini kembali beroperasi.

Halaman
12
Berita Populer
Penulis: Ruth Vania C
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved