Neymar akhirnya akui 'aktingnya' berlebihan di Piala Dunia 2018
Setelah lama bungkam, bintang sepak bola Brasil, Neymar, akhirnya mengakui ia telah melebih-lebihkan reaksinya ketika jatuh di lapangan dalam
Bintang sepak bola Brasil, Neymar, akhirnya mengaku telah melebih-lebihkan reaksinya ketika jatuh di lapangan dalam pertandingan Piala Dunia di Rusia.
Pengakuan ini terungkap dalam video yang dibuat untuk salah satu sponsor Neymar - Gilette. Diakuinya ia melebih-lebihkan reaksinya ketika turun membela Brasil dalam Piala Dunia yang berakhir bulan lalu itu.
"Anda mungkin berpikir saya melebih-lebihkan. Dan kadang-kadang saya memang melebih-lebihkan. Tetapi kenyataannya, saya menderita di lapangan," ujar Neymar dalam video yang juga disiarkan oleh televisi Brasil tersebut.
- Piala Dunia 2018: Aksi pura-pura Neymar dan isak tangisnya yang memicu perdebatan
- Neymar yang dibenci pendukung Brasil dan hal lain yang perlu diketahui di Piala Dunia
- Piala Dunia 2018: Apakah Rusia pemenang sebenarnya?
Pemain timnas Brasil sebelumnya mendapat kritikan karena sering melakukan diving dan kemudian berakting sambil terkapar di lapangan sepanjang penampilannya di Piala Dunia 2018.
Kekecewaan pendukung
Aksi Neymar antara lain terkapar di rumput hijau sekitar selama beberapa menit ketika Brasil melawan Meksiko. Laga tersebut dilaporkan sebagai laga ketika Neymar menghilangkan paling banyak waktu.
Ia juga menjelaskan mengapa ia belum berbicara kepada pers setelah Belgia mengakhiri mimpi Brasil di Piala Dunia dengan mengalahkannya di babak perempat final.
Dikatakannya ia tidak tahu bagaimana cara menangani kekecewaan para pendukung sepak bola setelah timnas Brasil kalah.
"Saya jatuh. Tetapi hanya mereka yang jatuh yang dapat berdiri. Kita bisa terus melempar batu. Atau kita dapat melempar batu-batu itu dan membantu saya berdiri. Karena ketika saya berdiri, seluruh Brasil berdiri bersama saya."