Donald Trump Bilang Pertemuan Dengan Kim Jong Un Akan Digelar November 2018

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump berencana kembali melakukan pertemuan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Editor: Adi Suhendi
New York Post
Kim Jong Un berjabat tangan dengan Donald Trump di Hotel Capella, Singapura, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump berencana kembali melakukan pertemuan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Di Gedung Putih, Selasa (9/10/2018), Donald Trump mengatakan pertemuan tidak akan dilakukan di Singapura seoerti pertemuan pertama pada Juni lalu.

Baca: Amien Rais Selesai Jalani Pemeriksaan, Farhat Abbas Beberkan Tujuannya Membuat Laporan

Menurut Trump, ada tiga sampai empat pilihan tempat yang menjadi opsi lokasi pertemuan dua pemimpin negara tersebut.

"Saya pikir kami telah membuat kemajuan luar biasa," kata Trump, Selasa (9/10/2018).

Berbicara kepada wartawan saat  hendak terbang ke Iowa, Trump mengatakan pertemuan dengan Kim Jong Un akan dilakukan setelah pemilu Kongres pada 6 November mendatang.

Baca: Fakta-fakta Pemeriksaan Amien Rais Hari Ini, Suguhan Gudeg hingga Tanggapan Mahfud MD

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo bertemu dengan Kim pada Senin lalu, di Pyongyang untuk membahas masa pertemuan lanjutan Donald Trump dengan kim Jong Un.

Menlu AS mengatakan kepada wartawan, Korea Utara telah membuat perkembangan signifikan terhadap denuklirisasi.

Dia mengatakan pengawas internasional akan diizinkan masuk ke Korea Utara untuk memeriksa situs Uji nuklir di Pyongyang yang telah dinyatakan dibongkar.(Channel News Asia/AFP)

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved