Gempa di Sulteng

Hari Ini Selesai Tugas, Tim Penanggulangan Bencana di Sulawesi Tengah Kembali ke Jepang

Tim bantuan bencana Jepang (JDR) telah menyelesaikan tugasnya di Indonesia membantu para korban bencana gempa bumi dan tsunami.

Hari Ini Selesai Tugas, Tim Penanggulangan Bencana di Sulawesi Tengah Kembali ke Jepang
Sankei
Bantuan Jepang untuk korban gempa tiba di Sulawesi. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Tim bantuan bencana Jepang (JDR) dari satuan bela diri Jepang telah menyelesaikan tugasnya hari ini di Indonesia membantu para korban bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Dijadwalkan Jumat (26/10/2018) hari ini tim akan kembali ke Jepang.

"Berkenaan dengan gempa bumi dan tsunami yang terjadi pada tanggal 28 September di Sulawesi Indonesia, Pemerintah Jepang mengirim Tim Penanggulangan Bencana Jepang/Japan Self-Defence Force Units (JDR) dan memberikan bantuan dalam mengangkut barang-barang bantuan, orang-orang telantar dan orang-orang yang membantu," demikian ungkap sumber Tribunnews.com, Kamis (25/10/2018).

Baca: Mulai Hari Ini Film Karya Garin Nugroho Diputar di Tokyo International Film Festival Jepang

Menurut Jepang, setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Indonesia, Pemerintah Jepang memutuskan untuk menghentikan operasi Tim JDR (Satuan Pertahanan Diri Jepang) pada 26 Oktober Jumat ini.

"Pemerintah Indonesia sangat mengevaluasi dan menyatakan terima kasih atas operasi yang dilakukan oleh Pasukan Bela Diri Jepang," ungkapnya.

Pemerintah Jepang akan terus memberikan bantuan yang efektif kepada daerah-daerah yang terkena bencana dengan cara yang mulus untuk rehabilitasi dan rekonstruksi mereka semaksimal mungkin.

Baca: Usai Bunuh Radiana dan Anaknya, Perampok Bawa Kabur Mobil Milik Korban

Sebagai referensi, pada tanggal 3 Oktober, Pemerintah Jepang telah memutuskan untuk mengirim sekitar 70 anggota Angkatan Bela Diri sebagai Tim Penanggulangan Bencana Jepang (JDR) ke Republik Indonesia.

Serta mengangkut barang termasuk barang bantuan darurat (tenda, pemurni air dan generator) melalui Japan International Cooperation Agency (JICA), juga memindahkan dan membantu sekitar 400 orang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved