Kementerian Pertahanan Publikasikan Video Ancaman Radar Korea terhadap Pesawat Pengintai Jepang

Kementerian Pertahanan Jepang mempublikasikan rekaman dokumentasi pesawat terbang pengintai pantai Jepang P-1 milik pasukan laut Jepang (MSDF).

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo di Jepang

TRIBUNNEWS.COM TOKYO - Kementerian Pertahanan Jepang mempublikasikan rekaman dokumentasi pesawat terbang pengintai pantai Jepang P-1 milik pasukan laut Jepang (MSDF), Jumat (28/12/2018).

Dalam rekaman tersebut memperlihatkan adanya ancaman radar FC (Fire Control) Korea kepada pesawat P-1 milik pasukan laut Jepang (MSDF).

"Kami mendeteksi dan suara alarm juga berbunyi saat pihak Korea mengunci radar FC nya kepada pesawat P-1. Semua terekam pada kami," ungkap sumber Tribunnews.com, Sabtu (29/12/2018).

Kementerian Pertahanan (MOD) merilis rekaman yang difilmkan oleh pesawat patroli tetap (P-1) Pasukan Bela Diri Maritim (MSDF) mengenai insiden yang terjadi pada hari Kamis, 20 Desember, di mana kapal perusak militer Korea (ROK), Gwanggaeto-daewang mengarahkan radar kontrol-api ke P-1 milik MSDF (Atsugi).

Rekaman berisi adegan-adegan di mana MSDF P-1 berulang kali terus menerus disampaikan kepada pihak kapal perang Korea selama periode tertentu oleh radar pengontrol.

Tercatat pesawat MSDF P-1 terbang pada ketinggian tertentu dan jarak yang cukup aman dari kapal perusak.

Terlihat pada video sepanjang 13:07 menit itu baik dalam bahasa Inggris maupun bahasa Jepang, rekaman menunjukkan bahwa MSDF P-1 memanggil "KOREA SOUTH NAVAL SHIP, HULL NUMBER 971" tiga kali dalam bahasa Inggris dalam upaya untuk mengkonfirmasi maksud irradiasi radar.

Pesawat polisi penjaga pantai Jepang P-1 memperingati kapal perang Korea.
Pesawat polisi penjaga pantai Jepang P-1 memperingati kapal perang Korea. (Richard Susilo/JMOD)

Anggota MSDF menanyakan apa maksud penguncian radar FC kepada pesawat tersebut sebanyak 3 kali namun tidak dijawab pihak Korea.

Di antara dua kapal perang Korea yang dijumpai di laut Jepang tersebut, ada pula dua kapal kecil yang diperkirakan milik Korea Utara.

Ada kemungkinan pihak Korea Selatan sedang melakukan komunikasi dengan kapal milik Korea Utara tersebut lalu ketahuan pihak Jepang.

Sehingga pihak Korea kemungkinan panik dan mengarahkan bahkan mengunci radar FC nya ke arah kapal P-1.

Radar FC yang terkunci itu langkah awal untuk penembakan peluru kendali yang pasti mengenai sasaran apabila kapal terbang tak mengeluarkan sesuatu sebagai antisipasi peluru kendali.

Video berdurasi 13:07 menit ini telah diakses lebih dari 291.000 kali.

Sedangkan video berbahasa Jepang telah diakses lebih dari 1.927.000 kali.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved