BBC

Laga-laga panas Piala Asia 2019 yang merembet sampai ke luar lapangan

Pertandingan sepak bola Piala Asia yang berlangsung di Uni Emirat Arab memiliki dampak geopolitik dan diplomatik, dan akan menghadirkan sejumlah

Australia pindah ke Asian Football Confederation pada tahun 2006 agar terlibat dalam pertandingan yang lebih menantang dibandingkan para pesaingnya di Oceania.

Tetapi alasan mengapa Israel di bawah UEFA sejak tahun 1994 adalah lebih rumit.

Meskipun pada mulanya tergabung dalam AFC, negara Yahudi ini diboikot negara-negara Islam sejak dari permulaan.

Park Jong-woo
Getty Images
Pemain Korsel, Park Jong-woo memegang pesan politik pada pertandingan melawan Jepang tahun 2012,

Tidak serukun seperti tampak dari luar, Jepang v Korea Selatan

Meskipun sempat menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2002, hubungan Jepang-Korea Selatan tetaplah rumit.

Penguasaan Jepang selama 35 tahun atas Semenanjung Korea (1910-45) tetap menimbulkan kebencian dan masih terdapat masalah terkait dengan pekerja paksa saat pendudukan.

Kemenangan Jepang atas Korea pada tahun 2013 sehingga memenangkan East Asian Cup dibayang-bayangi bendera besar pendukung yang bertuliskan "tidak ada masa depan bagi ras yang melupakan sejarah".

Satu-satunya perbatasan darat Qatar, ditutup Arab Saudi pada tahun 2017.
Getty Images
Satu-satunya perbatasan darat Qatar, ditutup Arab Saudi pada tahun 2017.

Kemuraman blokade: Qatar v Saudi

Masalah diplomatik lain yang melibatkan Arab Saudi akan terjadi pada tanggal 17 Januari, saat mereka menghadapi Qatar.

Ini adalah untuk pertama kalinya kedua tim bertemu sejak terjadinya masalah diplomatik yang menyebabkan dilakukannya blokade di bawah pimpinan Riyadh terhadap kerajaan kecil semenanjung tersebut.

Halaman
1234
Sumber: BBC Indonesia
BBC
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved