Breaking News:

Berani Sumpah di Bawah Alquran, Nelayan Indonesia Diterbangkan ke Malaysia Terkait Jatuhnya MH370

Rusli Muhsin (42), nelayan asal Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, menjadi sorotan dunia, khususnya publik Malaysia.

Sinar Harian
Rusli Muhsin (42), nelayan asal Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, menjadi sorotan terkait jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH370 jatuh pada 8 Maret 2014 lalu. 

TRIBUNNEWS.COM - Rusli Muhsin (42), nelayan asal Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, menjadi sorotan dunia, khususnya publik Malaysia.

Foto Rusli muncul di sejumlah media pemberitaan malaysia dan luar negeri.

Pemberitaan Rusli terkait jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH370 jatuh pada 8 Maret 2014 lalu.

Rusli menjadi sorotan karena baru muncul setelah insiden tersebut bergulir hampir 5 tahun dan belum mendapatkan titik terang.

Rusli bahkan secara khusus diterbangkan oleh sebuah LSM Malaysia ke Kuala Lumpur, Malaysia, untuk memberikan kesaksiannya terhadap insiden kecelakaan pesawat terbang MH370.

Nelayan berusia 42 tahun tersebut mengaku melihat pesawat Malaysia Airlines MH370 jatuh ke laut di Selat Malaka, sisi timur dari Kota Langsa, Aceh.

Dilansir dari portal berita Malaysia, HMetro, Rusli mengaku berada di lokasi jatuhnya pesawat pada saat kejadian.

Rusli melihat insiden jatuhnya pesawat yang ia duga pesawat MH370 tersebut sekira pukul 09.00 WIB.

“Ketika kejadian saya sedang mengangkat bubu bersama tiga lagi awak-awak di laut. Saya berada di dalam rumah bot sebelum dipanggil seorang awak-awak mendakwa ternampak sebuah pesawat dalam keadaan berasap," ujarnya.

Rusli menyebutkan bahwa pesawat tersebut oleng dan kemudian mendarat di laut sebelum akhirnya tenggelam.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Penulis: Alfin Wahyu Yulianto
Sumber: Tribun Video
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved