Pertemuan Trump dan Kim Jong Un Buntu, AS Akan Segera Kirim Delegasi ke Korea Utara

"Kita akan kembali ke sana, bahwa saya akan memiliki tim di Pyongyang dalam beberapa minggu ke depan," ujar Pompeo

Editor: Choirul Arifin
AFP/SAUL LOEB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjabat tangan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Sofitel Metropole Hotel, Hanoi, Vietnam, Rabu (27/2/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mengatakan pada hari Senin (4/3), bahwa ia berharap AS akan mengirim delegasi ke Korea Utara dalam beberapa minggu ke depan. Delegasi tersebut dikirim setelah pembicaraan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berakhir tanpa kesepakatan pada pekan lalu.

Kedua pemimpin melakukan pertemuan puncak keduanya di Ibu Kota Vietnam, Hanoi tak membuahkan hasil apapun. Bahkan juga tidak ada rencana pertemuan ketiga di antara mereka ataupun delegasi kedua negara.

"Saya berharap, meskipun saya belum memiliki komitmen, bahwa kita akan kembali ke sana, bahwa saya akan memiliki tim di Pyongyang dalam beberapa minggu ke depan," ujar Pompeo kepada Biro Pertanian Iowa, seperti dikutip dari Reuters.

"Saya terus bekerja untuk menemukan tempat-tempat di mana ada minat bersama,"imbuhnya.

Kedua negara memberikan alasan berbeda terkait pengakhiran pertemuan kedua pemimpin yang terkesan tiba-tiba. Dalam konferensi pers, Trump mengatakan bahwa Korea Utara ingin semua sanksi dicabut seluruhnya.

Baca: Jaga Militansi dan Semangat Juang, Relawan Prabowo-Sandi di Inggris Rutin Gelar Video Conference

Tetapi menteri luar negeri Korea Utara Ri Yong Ho membantah klaim itu selama konferensi pers tengah malam. Ia mengatakan, Korea Utara hanya meminta sebagian pencabutan sanksi sebagai imbalan atas pembongkaran situs nuklir utamanya di Yongbyon.

Baca: Setelah 50.000 Km Pemakaian, Biaya Perawatan Xpander Diklaim Tetap Lebih Rendah dari Kompetitor

"Kami telah terlibat dalam proposisi mendasar untuk mencoba meyakinkan Ketua Kim, yang berusia 35 tahun, bahwa strategi bersejarah yang mengatakan bahwa, jika tidak ada senjata nuklir, Korea Utara akan jatuh, bahwa pemerintah akan jatuh, bahwa itu adalah milik mereka satu-satunya cara untuk mencapai keamanan bagi negara mereka. Dan mereka percaya itu. Mereka yakin itu akan melindungi mereka, "kata Pompeo.

Noverius Laoli/Sumber: Reuters 
Artikel ini tayang di Kontan dengan judul AS berencana akan kirim delegasi ke Korea Utara beberapa minggu ke depan

Sumber: Kontan
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved