Beredar Luas Gambar Senjata Laras Panjang Milik Teroris di Selandia Baru di Sosial Media

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Arnern, mengatakan bahwa kejadian penembakan ini disebut sebagai ‘hari tergelap’ Selandia Baru

Beredar Luas Gambar Senjata Laras Panjang Milik Teroris di Selandia Baru di Sosial Media
ISt
Senjata penembakan di Selandia Baru 

TRIBUNNEWS.COM - Kejadian memilukan terjadi di kota Christchurch, Selandia Baru pada hari ini, Jumat (15/3/2019).

Dilansir dari BBC, terjadi serangan aksi teror yang dilakukan oleh ekstrimis sayap kanan (dugaan sementara) kepada kaum muslim di Christchurch.

Menurut saksi mata, kejadian ini merupakan penembakan di mana seseorang menembaki puluhan orang yang berada di luar dan dalam masjid Al Noor, kota Christchurch.

Bahkan pelaku melakukan live streaming di akun Facebook mengenai aksi penembakan ini.

Dalam waktu singkat, polisi langsung mengamankan lokasi. Namun hingga berita ini diturunkan, jumlah korban jiwa mencapai 49 orang dari dua masjid berbeda.

Ada 4 pelaku yang diamankan, terdiri dari 3 pria dan 1 wanita. Sementara ada 1 pria yang ditetapkan menjadi tersangka.

 Selain itu, ditemukan bom dalam mobil pelaku penembakan.

Baca: Lebih Dekat dengan Uzi, Senjata Buatan Israel yang Renggut Banyak Nyawa

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Arnern, mengatakan bahwa kejadian penembakan ini disebut sebagai ‘hari tergelap’ Selandia Baru.

 Di Twitter sendiri, kasus penembakan ini menjadi trending topic worldwide dengan beberapa hastag. Seperti #NewZealand, #Christchurch, #NewZealandShooting.

 Bahkan di antara kabar tersebut, tersebar juga senjata yang digunakan pelaku penembakan.

Foto-foto senjata tersebut didapat dari sebuah akun Twitter:

Senjata-senjata tersebut sangat mirip dengan senjata yang berada dalam live video yang dilakukan pelaku. Rest in Peace.

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved